Mensos: 100 Sekolah Rakyat Rintisan Siap Beroperasi, 9 Juli Simulasi

Pada 9 Juli mendatang akan ada simulasi pembukaan sekolah rakyat di dua titik.

oleh Delvira HutabaratDiperbarui 05 Juli 2025, 12:58 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat penutupan retret Kepala Sekolat Rakyat, Jakarta, Sabtu (5/7/2025) (Liputan6.com/Delvira Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan sekolah rakyat rintisan siap dimulai pada 14 Juli atau tahun ajaran 2025/2026. Ia menyebut sekolah rakyat yang telah siap berjumlah 100 sekolah tersebar di seluruh Indonesia dan total menampung 9.700 siswa.

“Ya, jadi untuk 14 Juli yang akan datang akan dimulai proses pembelajaran di 100 titik. Diawali dengan matrikulasi, jadi nanti ada masa pengenalan, masa orientasi bagi guru, siswa untuk kemudian diharapkan setelah ada masa orientasi itu proses belajarnya bisa dimulai,” kata Saifullah usai penutupan retret Kepala Sekolat Rakyat, Jakarta, Sabtu (5/7/2025).

“Untuk yang 100 titik sudah bisa dikatakan hampir final. Sudah siap untuk tanggal 14 itu,” sambungnya.

Sebelum peluncuran resmi, lanjut Saifullah, pada 9 Juli mendatang akan ada simulasi pembukaan sekolah rakyat di dua titik. “Nanti tanggal 9 insyaallah kita akan simulasi di 2 titik. Simulasi di 2 titik di Handayani dan di STPL di Bekasi,” sambungnya.

Namun, untuk launching 14 Juli mendatang, Saifullah menyebut Presiden Prabowo Subianto belum akan hadir sebab harus menyesuaikan jadwal presiden terlebih dahulu jadwal.

“Jadi belum (hadir), nanti Bapak Presiden kita akan menyesuaikan waktunya Bapak Presiden ya. Tetapi proses orientasi ini akan kita mulai dulu. Maka kita mulai dengan simulasi, kita mulai dengan proses pembelajaran matrikulasi,” pungkasnya.

 

Mensos Tutup Retret Kepala Sekolah Rakyat Tahap II

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menutup retret kepala Sekolah Rakyat tahap kedua di Pusdiklat Kesos Margaguna, Jakarta, Sabtu (5/7/2025).

Pada sambutannya Saifullah menyatakan, peran kepala sekolah sangat penting bagi masa depan sekolah dan anak bangsa.

“Bapak ibu khususnya para kepsek rakyat penjaga masa depan bangsa. Hari ini kita berdiri di titik akhir sebuah perjalanan singkat namun awal panjang dan mulia yaitu pengabdian sebagai kepsek rakyat. Saudara sekalian sudah ditempa disatukan dan diperkaya dengan dibekali ilmu bermanfaat dalam retret ini,” kata Saifullah di Pusdiklat Kemensos, Sabtu (6/7/2025).

Saifullah menegaskan, sekolah rakyat bukan hanya mendidik melainkan bentuk panggilan jiwa.

“Ingatlah selalu menjadi kepala sekolah rakyat bukan banya mendidik tapi soal memuliakan manusia. Ini bukan soal pekerjaan melainkan panggilan jiwa untuk menghadirkan keadilan dan harapan dan cinta,” kata dia.

 

Kerjasama

Menurut Syaifullah, pihaknya sangat terbantu dengan kerjasama berbagai kementerian sehingga 100 sekolah rakyat rintisan bisa beroperasi 14 Juli mendatang.

“Saya terus terang merasa terbantu karena begitu banyak orang peduli pada penyelenggaran sekolah rakyat ini. Meskipun waktunya singkat tapi karena kolaborasi dari semua kementerian sehingga dinamika tantangan berbagai hal dalam rintisan sekolah rakyat. Masih banyak hal yang harus kita mantapkan lagi dari sisa waktu ke depan,” pungkasnya.

 

Infografis Wacana Indonesia Tampung Korban Gaza Palestina. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya