Caoimhin Kelleher Kenang Diogo Jota: Ungkapan Duka Mendalam untuk sang Sahabat

Eks kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher, merasa sangat terpukul atas kepergian teman dekatnya selama di Anfield, Diogo Jota.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 04 Juli 2025, 23:52 WIB
Caoimhin Kelleher merupaka kiper lapis dua Liverpool asuhan Jurgen Klopp. Meski hanya tampil sebanyak delapan pertandingan pada musim lalu, ia tampil bagus setiap kali diberikan kesempatan dan memainkan peran penting dalam membawa The Reds meraih gelar Carabao Cup. Dilansir dari Spotrac, kiper asal Republik Irlandia tersebut mendapatkan gaji sebesar 6.000 paun setiap minggu atau sekitar 108 juta rupiah per minggunya. (AFP/Hannah Mckay)

Liputan6.com, Jakarta Eks kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher, merasa sangat terpukul atas kepergian teman dekatnya selama di Anfield, Diogo Jota.

Kabar duka datang dari dunia sepak bola setelah insiden tragis yang menimpa Diogo Jota dan sang adik, Andre Silva. Kecelakaan maut terjadi di Provinsi Zamora, Spanyol, ketika mobil Lamborghini yang mereka tumpangi mengalami insiden hebat lalu terbakar.

Jota dan Andre tidak dapat diselamatkan dalam peristiwa yang mengguncang publik ini. Duka mendalam langsung dirasakan oleh keluarga besar Liverpool dan para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Salah satu rekan dekat Jota, Caoimhin Kelleher, turut menyampaikan rasa kehilangannya yang mendalam melalui media sosial. Kelleher tidak hanya kehilangan rekan satu tim, tetapi juga sosok sahabat yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Ia mengenang banyak momen kebersamaan yang kini hanya tinggal kenangan.


Luka Mendalam Kelleher atas Kepergian Jota dan Andre

Penyerang Liverpool,Diogo Jota (tengah) diberi selamat oleh rekan setimnya Luis Diaz dan Jordan Henderson setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, London, Kamis (17/3/2022). Liverpool menang atas Arsenal 2-0. (AP Photo/Ian Walton)

Caoimhin Kelleher mengungkapkan kesedihannya secara langsung melalui akun Instagram pribadi. Ia mengaku begitu terpukul ketika mendengar kabar meninggalnya Diogo Jota dan Andre Silva.

Menurut Kelleher, kejadian itu terasa seperti mimpi buruk yang sulit dipercaya. Baginya, kehilangan dua orang sekaligus dalam situasi tragis seperti ini benar-benar menyayat hati.

Kelleher juga mengirimkan doa dan simpati untuk keluarga yang ditinggalkan, terutama untuk istri Jota, Rute, dan ketiga anak mereka. “Jots… Tidak percaya saya menulis ini sekarang dan saya merasa sulit untuk mengungkapkannya dengan kata-kata. Saya benar-benar terpukul dengan berita ini,” tulis Kelleher.

“Semua pikiran dan belasungkawa saya bersama Rute dan 3 anak mereka yang cantik serta keluarga Diogo dan Andre.”


Persahabatan yang Terjalin di Dalam dan Luar Lapangan

Pemain Liverpool asal Portugal #20, Diogo Jota, merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Fulham dan Liverpool di Craven Cottage di London pada 21 April 2024. Striker Liverpool Diogo Jota meninggal bersama saudaranya pada 3 Juli 2025 dini hari dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di barat laut Spanyol, kata Garda Sipil Spanyol. (BENJAMIN CREMEL/AFP)

Selama bertahun-tahun di Liverpool, Kelleher dan Jota membangun hubungan yang lebih dari sekadar rekan setim. Mereka menjadi teman akrab yang sering menghabiskan waktu bersama di luar lapangan.

Kebersamaan itu terjalin lewat banyak momen kecil—mulai dari sesi latihan, obrolan ringan, hingga menonton pertandingan bola bersama. Kelleher mengenang bahwa Jota kerap menonton pertandingan sang adik, Andre.

“Senang sekali bisa mengenalmu selama bertahun-tahun ini dan berbagi beberapa kenangan istimewa di lapangan dan terlebih lagi di luar lapangan.”

Lanjut Baca:

“Anda menjadi salah satu teman terdekat saya di dunia sepak bola. Kami akrab karena semua hal tentang olahraga dengan menonton pertandingan sepak bola apa pun yang sering kami temukan di iPad-mu, pertandingan saudaramu Andre.” “Saya terkejut seorang pemuda dari Portugal sangat menyukai olahraga seperti dart, snooker, dan pacuan kuda dan beberapa kenangan terbaik saya adalah tertawa saat menontonnya bersamamu.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya