Liputan6.com, Jakarta- Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mengikuti kejuaraan olahraga. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo, UNM akan menurunkan 14 atlet untuk berlaga dalam ajang LIGA Taekwondo DKI Jakarta Series 10 Tahun 2025 yang akan berlangsung pada 20–22 Juli 2025 di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur.
Sebagai bagian dari komitmen pembinaan karakter dan pengembangan potensi mahasiswa, para atlet yang berasal dari berbagai program studi ini akan bertanding dalam dua kategori utama, yaitu Kyorugi (pertarungan) dan Poomsae (jurus), yang terbagi ke dalam kelas Pemula (DSS) dan Prestasi (PSS). Kontingen juga akan didampingi oleh dua pelatih dan satu official.
Advertisement
Taopik Hidayat, pembina UKM Taekwondo UNM sekaligus official pendamping tim, menekankan pentingnya kejuaraan ini sebagai ajang evaluasi dan pembentukan karakter atlet.
“Ajang ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Ini adalah ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengasah mental juang, kerja sama tim, dan nilai sportivitas. Taekwondo di UNM bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tapi juga bagian dari proses pembentukan karakter unggul,” ujarnya dalam keterangan rilis, pada Selasa (24/6).
Target di Kejuaraan
Sementara itu, Sabeum Willem Yanes, pelatih Kyorugi yang mendampingi atlet selama masa persiapan, menyampaikan bahwa tim telah melewati pelatihan intensif dan terukur.
“Kami memfokuskan latihan pada peningkatan stamina, strategi serangan, dan simulasi pertandingan nyata. Anak-anak menunjukkan semangat yang luar biasa. Target kami bukan hanya podium, tapi membentuk mental juara sejak dini,” katanya.
Melahirkan Atlet Berprestasi
Kehadiran atlet UNM di ajang LIGA Taekwondo ini juga menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi mampu menjadi pusat pengembangan talenta di berbagai bidang.
Dengan semangat kompetitif dan dukungan penuh dari kampus, diharapkan UKM Taekwondo dapat terus melahirkan atlet berprestasi yang mengharumkan nama Universitas Nusa Mandiri di tingkat regional dan nasional.