Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dari dua produk logam mulia yakni buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian bergejolak pada Jumat, (4/7/2025).
Harga emas Galeri24 lebih murah Rp 2.000 menjadi Rp 1.889.000, dari sebelumnya Rp 1.891.000 per gram.
Advertisement
Di sisi lain, harga emas UBS naik Rp 15.000 menjadi Rp 1.920.000 per gram dari sebelumnya dipatok Rp 1.905.000 per gram.
Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian masing-masing produk seperti dikutip dari Antara:
Harga emas UBS:
- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.038.000
- Harga emas UBS 1 gram: Rp1.920.000
- Harga emas UBS 2 gram: Rp3.809.000
- Harga emas UBS 5 gram: Rp9.413.000
- Harga emas UBS 10 gram: Rp18.726.000
- Harga emas UBS 25 gram: Rp46.723.000
- Harga emas UBS 50 gram: Rp93.253.000
- Harga emas UBS 100 gram: Rp186.433.000
- Harga emas UBS 250 gram: Rp465.943.000
- Harga emas UBS 500 gram: Rp930.788.000
Harga emas Galeri24:
- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp991.000
- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp1.889.000
- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp3.720.000
- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp9.231.000
- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp18.412.000
- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp45.915.000
- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp91.756.000
- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp183.422.000
- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp458.329.000
- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp916.206.000
- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp1.832.410.000.
Harga Emas Dunia
Sebelumnya, harga emas anjlok 1% pada Kamis, 3 Juli 2025 seiring data penggajian Amerika Serikat (AS) lebih kuat dari perkiraan. Hal ini memperkuat harapan kalau the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral AS tidak mungkin memangkas suku bunga secepat yang diantisipasi sebelumnya sehingga mengurangi daya tarik logam tersebut.
Mengutip CNBC, Jumat (4/7/2025), harga emas spot merosot 1% menjadi USD 3.325,48 pada pukul 13.03 GMT. Sedangkan harga emas berjangka AS melemah 0,7% menjadi USD 3.336.
Di sisi lain, dolar AS dan indeks saham berjangka AS menguat setelah penggajian nonpertanian naik 147.000 bulan lalu, berdasarkan Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja. Data tersebut lebih tinggi dari prediksi ekonom yang disurvei oleh Reuters. Ekonom prediksi penggajian naik 110.000.
Adapun dolar AS yang lebih kuat membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
“Jumlah lapangan pekerjaan lebih baik dari perkiraan berarti kita melihat kemungkinan yang lebih kecil dari pemangkasan suku bunga the Fed lebih awal dari yang diantisipasi saat ini. Akibatnya dolar AS menguat yang menambah tekanan pada pasar emas,” ujar Direktur High Ridge Futures, David Meger.
Ia menuturkan, kuncinya adalah fakta kalau gagasan dan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada Juli tidak mungkin terjadi.
Investor sekarang memprediksi pemangkasan suku bunga the Fed sebesar 53 basis poin pada akhir tahun, dimulai pada Oktober, turun dari sekitar 66 basis poin yang diharapkan sebelum laporan itu.
Investor Khawatir Dolar AS
Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.
Di bidang perdagangan, kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Vietnam diumumkan pada Rabu menjelang batas waktu 9 Juli saat tarif AS mulai berlaku.
Sementara itu, Partai Republik di DPR AS menunjukkan RUU pemotongan pajak dan pengeluaran besar-besaran Trump yang berpotensi menambah USD 3,4 triliun pada utang negara, menuju pemungutan suara akhir.
“Karena utang AS terus meningkat, investor mungkin akan lebih khawatir tentang dolar AS yang akan menguntungkan emas dalam jangka panjang,” ujar Analis Julius Baer, Carsten Menke.
Adapun harga perak spot turun tipis 0,2% menjadi USD 36,51 per ounce, platinum terpangkas 2,9% menjadi USD 1.376,80 dan paladium susut 2,3% menjadi USD 1.128,78.