Liputan6.com, Jakarta Liverpool memberikan penghormatan mendalam untuk Diogo Jota usai kabar duka atas kepergiannya. Sang penyerang meninggal dunia dalam kecelakaan mobil bersama adiknya, Andre Silva.
Jota wafat pada usia 28 tahun setelah insiden tragis di jalan raya A-52, Zamora, Spanyol. Kepergiannya mengejutkan dunia sepak bola dan memicu gelombang dukacita.
Advertisement
Sebagai bentuk penghormatan, Liverpool memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung 20 milik Jota. Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui situs klub.
Nomor tersebut akan diabadikan sebagai simbol kontribusi Jota saat membawa The Reds meraih gelar ke-20 musim 2024/2025. Gol penentu kemenangan dalam derby Merseyside menjadi gol terakhir sepanjang kariernya.
Penghormatan Liverpool
Setelah kepergian Jota, gelombang dukungan agar nomor 20 dipensiunkan menyebar cepat di media sosial. Banyak penggemar menyuarakan penghormatan abadi untuk Jota melalui nomor yang ia kenakan.
Liverpool merespons aspirasi tersebut dengan keputusan yang belum pernah diambil sebelumnya dalam sejarah klub. Sejak berdiri 133 tahun lalu, Liverpool belum pernah memensiunkan nomor punggung pemain.
"Nomor 20 akan diabadikan dengan baik atas kontribusinya sebagai bagian dari skuad Liverpool yang menjuarai musim 2024-25 – gelar ke-20 klub – dengan gerakan khasnya dan tembakan di depan Kop yang memastikan kemenangan dalam derby Merseyside bulan April, menjadi gol terakhir yang penuh makna dalam hidupnya," bunyi pernyataan klub.
Karier dan Warisan Jota
Sejak bergabung dari Wolverhampton pada 2020, Jota tampil luar biasa bersama Liverpool. Ia mencatat 182 gol dan 65 assist selama membela The Reds.
Jota kerap bermain sebagai penyerang sayap kiri atau false nine dan menjadi kunci dalam berbagai momen krusial. Musim 2024/2025 menjadi puncak kariernya saat membantu Liverpool meraih gelar liga ke-20.
Ia meninggalkan pasangan hidupnya, Rute Cardoso, yang baru dinikahinya pada 22 Juni 2025, serta tiga orang anak. Kepergian Jota meninggalkan duka mendalam, namun warisannya akan terus hidup di hati fans Liverpool.