KA Bandara Soetta Makin Cepat, KAI Commuter Targetkan 2,5 Juta Penumpang di 2025

Sejak pengelolaan KA Bandara dialihkan dari PT Railink ke KAI Commuter pada awal 2023, terjadi lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 01 Juli 2025, 13:30 WIB
Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto dalam konferensi pers peningkatan kecepatan Commuter Line Basoetta, di Jakarta, Selasa (1/7/2025). (Tira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - PT KAI Commuter melakukan penyesuaian kecepatan operasional Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mulai 1 Juli 2025. Melalui percepatan waktu tempuh ini, KAI Commuter menargetkan lonjakan jumlah penumpang hingga 2,5 juta orang pada akhir tahun 2025.

Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menyebut percepatan ini dilakukan seiring dengan peningkatan prasarana di sejumlah lintasan.

Waktu perjalanan dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta kini hanya memakan waktu 46 menit, dari sebelumnya 56 menit. Sementara itu, dari Stasiun BNI City kini bisa ditempuh dalam waktu 39 menit, lebih cepat 10 menit dari sebelumnya.

“Awalnya perjalanan dari Manggarai menuju ke Bandara Soekarno-Hatta ini ditempuh dengan waktu 56 menit. Dengan berbagai perbaikan, perbaikan dan penyesuaian peningkatan prasarana, mulai hari ini tanggal 1 Juli 2025, KA Bandara bisa ditempuh dengan waktu 46 menit. Jadi lebih cepat 10 menit,” ujar Asdo dalam peningkatan kecepatan Commuter Line Basoetta, di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Asdo menjelaskan, bahwa sejak pengelolaan KA Bandara dialihkan dari PT Railink ke KAI Commuter pada awal 2023, terjadi lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang.

Tercatat pada 2023, volume penumpang mencapai 1,9 juta orang, dan meningkat sekitar 12 persen menjadi 2,2 juta orang pada 2024.

“Harapannya di tahun ini dengan lebih cepat waktu semua, dari dan menuju Bandara, harapannya bisa meningkat sampai di 2.500.000 volumenya,” ujarnya.

 

 

 

 

Peningkatan Percepatan Berkat Perbaikan Prasarana lintas KA

Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto dalam konferensi pers peningkatan kecepatan Commuter Line Basoetta, di Jakarta, Selasa (1/7/2025). (Tira/Liputan6.com) 

 Peningkatan kecepatan ini tak lepas dari dukungan perbaikan prasarana di berbagai lintas. Di antaranya adalah kecepatan lintas Sudirman Baru–Tanah Abang yang naik dari 60 km/jam menjadi 70 km/jam, Tanah Abang–Duri dari 50 km/jam menjadi 80 km/jam, Duri–Batu Ceper dari 75 km/jam menjadi 90 km/jam, serta Batu Ceper–Bandara dari 90 km/jam menjadi 95 km/jam.

Tak hanya KA Bandara, peningkatan prasarana ini juga berdampak positif terhadap lintas lain seperti Cikarang Line, Commuter Line Duri, Angke, hingga Tangerang Line yang kini rata-rata lebih cepat dua menit.

KAI Commuter juga menambah frekuensi perjalanan KA Bandara menjadi 70 perjalanan per hari pada hari kerja (weekday), dari sebelumnya 64 perjalanan.

 

Dirut KAI Minta Pengguna Jalan Raya Disiplin

 Dengan peningkatan kecepatan ini, KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna jalan raya yang akan melintas di jalur Commuter Line Basoetta untuk lebih disiplin.

Adapun saat ini, masih terdapat 41 perlintasan, terdiri atas 18 perlintasan resmi dan 23 perlintasan tidak resmi, yang menjadi tantangan dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api di lintas tersebut. Untuk mengatasi tantangan tersebut, dibutuhkan kolaborasi erat dengan berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah daerah dan pusat.

Operasional layanan Commuter Line Basoetta akan berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 22.57 WIB.

Percepatan waktu tempuh perjalanan ini juga diharapkan dapat lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan layanan Commuter Line Basoetta dan bisa terus tumbuh dari tahun ke tahun.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya