Secara Sistematis, Militer Israel Terus Serang Fasilitas Sipil di Gaza

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 30 Juni 2025, 16:45 WIB
Secara Sistematis, Militer Israel Terus Serang Fasilitas Sipil di Gaza
Militer Israel secara sistematis terus menyerang fasilitas sipil di jalur Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah dalam perang yang terus berlangsung. Ada lebih dari 80 persen sekolah di Jalur Gaza telah terkena serangan langsung oleh militer Israel sejak Oktober 2023, demikian diungkap Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Senin (14/4/2025) lalu. Angka tersebut mencakup 162 sekolah milik UNRWA yang dulunya melayani ratusan ribu anak laki-laki dan perempuan. Pihak UNRWA menyayangkan perang yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza telah membuat anak-anak Palestina kehilangan tempat tinggal, mengalami trauma mendalam, dan terputus dari akses pendidikan. Dalam 24 jam terakhir, sebuah pernyataan kementerian mengatakan bahwa ada 88 jenazah dibawa ke rumah sakit, sementara 365 orang terluka. Sementara, Kementerian Kesehatan setempat pada Minggu (29/6/2025) mengatakan, setidaknya 56.500 warga Palestina telah tewas dalam perang Israel di Jalur Gaza, sementara korban luka bertambah menjadi 133.419 sejak serangan Israel pada Oktober 2023.
Ekspresi seorang wanita Palestina ketika duduk di tengah puing-puing Sekolah Yaffa di lingkungan Tuffah, Kota Gaza, setelah serangan Israel semalam, pada Senin 30 Juni 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Militer Israel secara sistematis terus menyerang fasilitas sipil di jalur Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah dalam perang yang terus berlangsung. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Ada lebih dari 80 persen sekolah di Jalur Gaza telah terkena serangan langsung oleh militer Israel sejak Oktober 2023, demikian diungkap Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Senin (14/4/2025) lalu. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Angka tersebut mencakup 162 sekolah milik UNRWA yang dulunya melayani ratusan ribu anak laki-laki dan perempuan. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Pihak UNRWA menyayangkan perang yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza telah membuat anak-anak Palestina kehilangan tempat tinggal, mengalami trauma mendalam, dan terputus dari akses pendidikan. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Dalam 24 jam terakhir, sebuah pernyataan kementerian mengatakan bahwa ada 88 jenazah dibawa ke rumah sakit, sementara 365 orang terluka. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Sementara, Kementerian Kesehatan setempat pada Minggu (29/6/2025) mengatakan, setidaknya 56.500 warga Palestina telah tewas dalam perang Israel di Jalur Gaza, sementara korban luka menjadi 133.419 dalam serangan Israel sejak Oktober 2023. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya