Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Diprediksi Mengalami Penurunan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 30 Juni 2025, 13:35 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Diprediksi Melemah
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 dan 2026 diprediksi mengalami penurunan signifikan. Penurunan ini dipengaruhi melemahnya daya beli masyarakat serta menurunnya kinerja industri nasional. Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen untuk tahun 2025 dan 4,8 persen untuk tahun 2026. Dana Moneter Internasional (IMF) juga memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dikisaran 4,7 persen untuk tahun 2025 dan 2026 atau turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 5,1 persen. Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 5 Mei 2025 menyebut bahwa ekonomi Indonesia triwulan I-2025 terhadap triwulan I-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 4,87 persen (year-on-year).
Seorang pedagang menggunakan telepon seluler pintarnya sambil menunggu pelanggan di sebuah kios pinggir jalan di Jakarta pada 30 Juni 2025. (BAY ISMOYO/AFP)
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 dan 2026 diproyeksikan mengalami penurunan signifikan. (BAY ISMOYO/AFP)
Penurunan ini dipengaruhi melemahnya daya beli masyarakat serta menurunnya kinerja industri nasional. (BAY ISMOYO/AFP)
Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen untuk tahun 2025 dan 4,8 persen untuk tahun 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Angka ini lebih rendah dibandingkan laporan Global Economic Prospects (GEP) edisi Januari 2025 yang memproyeksikan pertumbuhan sebesar 5,1 persen untuk kedua tahun tersebut. (BAY ISMOYO/AFP)
Dana Moneter Internasional (IMF) juga memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dikisaran 4,7 persen untuk tahun 2025 dan 2026 atau turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 5,1 persen. (BAY ISMOYO/AFP)
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 5 Mei 2025 menyebut bahwa ekonomi Indonesia triwulan I-2025 terhadap triwulan I-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 4,87 persen (year-on-year). (BAY ISMOYO/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya