Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polri Gelar Beragam Atraksi di Monas

Polri menggelar berbagai atraksi spektakuler, mulai dari aksi udara hingga demonstrasi darat yang menunjukkan tingkat profesionalisme dan kesiapan dalam menjaga keamanan negara.

oleh Tim NewsDiperbarui 04 Juli 2025, 21:18 WIB
Personel Kepolisian melakukan parade saat peringatan HUT ke-78 Bhayangkara di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (1/7/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025, Polri menggelar berbagai atraksi spektakuler, mulai dari aksi udara hingga demonstrasi darat yang menunjukkan tingkat profesionalisme dan kesiapan dalam menjaga keamanan negara.

Puncak perayaan akan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas). Salah satu penampilan yang paling dinanti adalah aksi motor layang Polri yang akan menghiasi langit Monas.

Formasi udara ini menampilkan kemampuan terbang dan manuver presisi dari personel terlatih, menjadi simbol semangat Bhayangkara yang menjangkau seluruh penjuru nusantara.

“Motor layang Polri akan mengelilingi langit Monas sebagai bagian dari atraksi udara yang menunjukkan keahlian serta kesiapsiagaan anggota dalam berbagai kondisi medan,” kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (29/6/2025).

Tak hanya itu, Polri juga menghadirkan penampilan dari pasukan Turangga dan unit K9. Pasukan berkuda dari satuan Turangga akan memamerkan ketangkasan dalam parade formasi dan keterampilan berkuda terlatih.

 

Anjing Pelacak K9

Pasukan berkuda saat mengikuti apel Operasi Lilin 2022 di Monas, Jakarta, Kamis (22/12/2022). Total ada 52.636 titik di Indonesia yang jadi fokus pengamanan Polri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara itu, anjing pelacak dari unit K9 akan menampilkan demonstrasi deteksi dan pelumpuhan sebagai gambaran kerja taktis kepolisian di lapangan.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya kuat secara fisik dan teknologi, tetapi juga humanis, profesional, dan terintegrasi. Penampilan pasukan berkuda dan K9 adalah wujud dari kemampuan taktis yang dimiliki sekaligus kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Menanggapi potensi peningkatan mobilisasi saat kegiatan, Polri memastikan akan tetap menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Monas selama acara berlangsung.

“Atas aktivitas lalu lintas yang mungkin akan terjadi sebagai dampak dari mobilisasi rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-79, Polri berkomitmen tetap menjaga kelancaran dan keamanan bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.

 

Koordinasi dengan Pihak Terkait

 

Ia juga menambahkan bahwa Polri telah melakukan langkah-langkah koordinatif secara intensif.

“Polri juga akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk meminimalkan dampak kegiatan terhadap aktivitas publik,” kata Trunoyudo..

Rangkaian kegiatan peringatan ini dirancang tidak hanya untuk memperingati hari lahirnya Kepolisian RI, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan dengan masyarakat dan menunjukkan transformasi Polri yang semakin presisi dan humanis.

Infografis Kilas Balik Pemisahan Polri-TNI hingga Lahirnya UU Polri (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya