Eddy Soeparno Terima Kunjungan Pimpinan Senat Spayol, Bahas Energi Terbarukan hingga Perdagangan

Eddy mengungkapkan, pertemuan tersebut merupakan bentuk dukungan MPR RI terhadap upaya Presiden Prabowo memperkuat peran Indonesia dalam situasi geopolitik yang dinamis.

oleh FachriDiterbitkan 20 Juni 2025, 20:30 WIB
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menerima kunjungan delegasi Senat Spanyol yang dipimpin Wakil Ketua Senat Javier Maroto Aranzibal di Gedung MPR DPR, Jakarta, Jumat (20/6). (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Eddy Soeparno menerima kunjungan Wakil Ketua Senat Javier Maroto Aranzibal di Gedung MPR DPR, Jakarta, Jumat (20/6/2025).

Eddy mengungkapkan, pertemuan tersebut merupakan bentuk dukungan MPR RI terhadap upaya Presiden Prabowo memperkuat peran Indonesia dalam situasi geopolitik yang dinamis.

"Kami menerima hangat kedatangan delegasi Pimpinan Senat Spanyol sekaligus menjajaki berbagai peluang kerja sama antara lain di bidang pendidikan, kesehatan dan juga energi terbarukan," ungkapnya.

Eddy menyebut, pertemuan dengan negara yang secara tegas dan terbuka menyatakan pengakuan kemerdekaan Palestina pada 28 Mei 2024 itu ditujukan memperkuat komitmen bersama memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia secara global.

“Kami menyambut baik kedatangan delegasi Senat Spanyol hari ini sebagai wujud nyata persahabatan antara dua negara demokrasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kerja sama global,” sebutnya.

Mitra Dagang Strategis

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menerima kunjungan delegasi Senat Spanyol yang dipimpin Wakil Ketua Senat Javier Maroto Aranzibal di Gedung MPR DPR, Jakarta, Jumat (20/6). (Foto: Istimewa)

Eddy mengungkapkan, Spanyol menjadi mitra dagang strategis bagi Indonesia. menurutnya, hal ini dibuktikan dengan total nilai perdagangan antara kedua negara yang mencapai $2.7 miliar (Rp43,2 triliun) pada tahun 2024.

"Khusus untuk pasar Eropa, Spanyol adalah negara tujuan ekspor nomor 4 terbesar (setelah Belanda, Jerman, dan Italia) untuk barang-barang buatan Indonesia, dengan nilai ekspor mencapai $2.1 miliar (Rp33,6 triliun) di 2024," ungkapnya.

Eddy juga membeberkan, Indonesia dan Spanyol tengah menjajaki kerja sama di bidang pengembangan energi terbarukan. Pasalnya, Spanyol menjadi salah satu pemimpin energi terbarukan di Eropa dengan porsi bauran EBT sebesar 57%.

"Melalui kerja sama di bidang pengembangan energi terbarukan diharapkan akan ada transfer of knowledge, transfer of information, hingga pengalaman dari kemajuan teknologi energi terbarukan di Spanyol," bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua Senat Spanyol, Javier Maroto Aranzabal menyambut baik penjajakan kerja sama di berbagai bidang dan khususnya di bidang pengembangan energi terbarukan.

"Sudah tepat jika Indonesia berkolaborasi dengan Spanyol dalam upaya pengembangan energi terbarukan," ujarnya.

"Di Eropa, Spanyol dikenal sebagai negara dengan teknologi yang sudah maju dalam pengembangan energi terbarukan dengan bauran energi terbarukan salah satu yang tertinggi di dunia," jelas Javier.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya