Intip Harga Saham CTRA Usai Umumkan Pembagian Dividen Rp 444,85 Miliar

Berikut gerak harga saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) setelah mengumumkan pembagian dividen tahun buku 2024.

oleh Agustina MelaniDiperbarui 18 Juni 2025, 13:23 WIB
Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mengumumkan pembagian dividen tahun buku 2024. Lalu bagaimana harga saham CTRA?

Mengutip data RTI, harga saham CTRA ditutup melemah pada sesi pertama, Rabu (18/6/2025). Harga saham CTRA ditutup turun 0,51% ke posisi Rp 985 per saham. Saham CTRA berada di level tertinggi Rp 1.005 dan level terendah Rp 980 per saham. Total frekuensi perdagangan 682 kali dengan volume perdagangan 26.007 saham. Nilai transaksi Rp 2,6 miliar.

Saham CTRA melemah di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang susut 0,61% ke posisi 7.112,22 pada sesi pertama Rabu pekan ini. Selama sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.166,66 dan terendah 7.109,37.

Sebanyak 249 saham menguat dan 314 saham melemah. 234 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 678.701 kali dengan volume perdagangan 10,4 miliar saham. Nilai transaksi Rp 5,8 triliun.

Pada Selasa, 17 Juni 2025, PT Ciputra Development Tbk mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen Rp 444,85 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan. Dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham itu setara Rp 24 per saham.

Mengutip Antara, Dividend payout ratio (DPR) perseroan setara 21 persen dari laba bersih yang senilai Rp 2,12 triliun pada tahun buku 2024.

"Dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp445 miliar atau setara dengan Rp24 per saham. Ini merupakan alokasi 21 persen dari laba bersih perusahaan,” kata Head of Investor Relations CTRA Aditya Ciputra Sastrawinata dalam Paparan Publik di Jakarta, Selasa.

Aditya menuturkan, sisa laba bersih sebesar Rp1 miliar dialokasikan sebagai cadangan dan yang senilai Rp1,68 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan untuk pengembangan perusahaan.

Susunan Pengurus

Penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (4/7/2024) menunjukan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam RUPST, perseroan juga menyetujui pengangkatan kembali Candra Ciputra sebagai Direktur Utama, sehingga susunan dewan komisaris dan dewan direksi perseroan saat ini, yakni:

Dewan Direksi

  • Direktur Utama : Candra Ciputra
  • Direktur : Artadinata Djangkar
  • Direktur : Budiarsa Sastrawinata
  • Direktur : MI Meiko Handoyo
  • Direktur : Harun Hajadi
  • Direktur : Nanik J. Santoso
  • Direktur : Cakra Ciputra​​​​​​​
  • Direktur : Sutoto Yakobus​​​​​​​
  • Direktur : Agussurja Widjaja
  • Sekretaris Koorporasi : Tulus Santoso

​​​​​​​Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama : Rina Ciputra Sastrawinata​​​​​​​
  • Komisaris : Junita Ciputra​​​​​​​
  • Komisaris : Sandra Hendartho
  • Komisaris Independen : Kodradi​​​​​​​
  • Komisaris Independen : Tanan H. Antonius​​​​​​​
  • Komisaris Independen : Thomas Bambang

Kinerja Kuartal I 2025

Karyawan berjalan di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada kuartal I-2025, Ciputra Development membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp2,73 triliun atau naik 17,94 persen year on year (yoy) dari Rp2,31 triliun pada kuartal I-2024.

Secara rinci, pendapatan periode ini mayoritas berasal dari segmen penjualan kaveling rumah, apartemen, dan kantor sebesar Rp 2,17 triliun. Adapun, sisanya, berasal dari segmen pendapatan usaha yang berkontribusi Rp560,88 miliar.

Sementara itu, beban pokok penjualan dan beban langsung naik ke Rp1,33 triliun di kuartal I, dari Rp 1,13 triliun pada periode sama tahun lalu.

 

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya