Waspada! Ini Kumpulan Hoaks yang Beredar di Media Sosial, Jangan Mudah Percaya

Cek Fakta Liputan6.com telah mengungkap berbagai hoaks yang beredar di masyarakat. Berikut adalah kumpulan hoaks yang berhasil diidentifikasi dalam sepekan terakhir.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 16 Juni 2025, 19:00 WIB
Kegiatan fun walk bertema 'Jalan Sehat, Berantas Hoaks' dimulai dari sekitaran gedung Sarinah Shopping Mall, Jakarta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks masih menjadi masalah serius di era digital ini. Beragam informasi palsu terus bermunculan dan menyebar luas melalui media sosial serta aplikasi percakapan. Masyarakat perlu lebih waspada dan kritis dalam menerima informasi, terutama yang beredar secara daring. Jangan sampai mudah percaya dan ikut menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. 

Penting bagi kita semua untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima. Jangan ragu untuk mencari sumber berita yang terpercaya dan melakukan pengecekan fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi tersebut. Dengan begitu, kita dapat bersama-sama memerangi penyebaran hoaks dan menciptakan lingkungan informasi yang lebih sehat. 

Cek Fakta Liputan6.com  telah mengungkap berbagai hoaks yang beredar di masyarakat. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang akurat dan membantu masyarakat mengenali serta menghindari dampak negatif dari berita palsu

Berikut adalah kumpulan hoaks yang berhasil diidentifikasi dalam sepekan terakhir.

 

1. Link Pendaftaran Diskon Tarif Listrik Insentif Kenaikan PPN 12 Persen

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran diskon tarif listrik insentif kenaikan PPN 12 persen. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 Mei 2025.

Klaim link pendaftaran diskon tarif listrik insentif kenaikan PPN 12 persen berupa tulisan sebagai berikut.

"PENDAFTARAN PELANGGAN LISTRIK DISKON 50%

Pemerintah memberikan diskon 50 persen kepada pelanggan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) sampai 2.200 VA pada Mei-Juni 2025. Ini merupakan bagian dari insentif imbas kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen tahun depan

Pendaftaran Disini Gratis Yah Tidak Dipungut Biaya ayo daftar sekarang"

Klaim link pendaftaran diskon tarif listrik insentif kenaikan PPN 12 persen disertai dengan menu daftar, jika diklik mengarah pada link berikut.

"https://daftargratisv16.gendiy.online/?fbclid=IwY2xjawK4XJdleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFuazk1SzVLQmZBUEJ6dzNrAR4-ZNsWijCwiX1pZ4-ov6B0AAHvpKwsl13DweeKBqJXRldI3PZ7aqCKtpRrCg_aem_VsRHVFh2iPYGNVUfqIaCCg"

Link tersebut membawa kita ke halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi seperti nama lengkap dan nomor telepon.

Benarkah klaim link pendaftaran diskon tarif listrik insentif kenaikan PPN 12 persen? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

2. Tautan Pendaftaran Bantuan Alat Pertanian dari Kementan

Beredar di media sosial postingan tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan alat pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan). Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 22 Mei 2025.

Berikut isi postingannya:

"KABAR GEMBIRA!!!!Pemerintah Pertanian membuka Bantuan Pertanian Tahun Anggaran 2025Jenis Bantuan

•Traktor Roda 4

•Traktor Roda 2

•Traktor Panen

•Traktor Tanam

•Pompa Air

Bantuan pemerintah berupa alat pertanian diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian dan mengurangi biaya produksi petaniPendaftaran Dilaksanakan Secara Online Melalui Link Di bawah"

Lalu benarkah postingan tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan alat pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan)? Simak dalam artikel berikut ini...

 

 

3. Foto Helikopter Jatuh di Palu Sulteng pada 10 Juni 2025

 

Gambar tangkapan layar foto yang diklaim sebuah helikopter jatuh di Palu, Sulawesi Tengah pada 10 Juni 2025. (sumber: Facebook)

Sebuah foto yang diklaim sebuah helikopter jatuh di Palu, Sulawesi Tengah beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 10 Juni 2025.

Dalam foto tersebut, terlihat helikopter berwarna biru putih melintang di sebuah jalan raya. Ekor dari helikopter itu menimpa sebuah mobil. Sejumlah warga terlihat mendekati helikopter nahas itu. Peristiwa helikopter jatuh itu diklaim terjadi di Palu, Sulawesi Tengah.

"Sebuah heli

Jatuh di kebun kopi

Palu sulteng," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 765 kali dibagikan dan mendapat 550 komentar dari warganet.

Benarkah dalam foto itu merupakan peristiwa helikopter jatuh di Palu, Sulawesi Tengah? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.....

 

Hoaks Berikutnya

4. Video Candi Borobudur Terbakar pada 3 Juni 2025

Sebuah video yang diklaim Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah terbakar beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun TikTok pada 3 Juni 2025.

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan Candi Borobudur yang tengah mengalami kebakaran. Api membakar bagian puncak candi dan diikuti kepulan asap. Video itu terlihat diambil dari sebuah mobil yang sedang berjalan di sekitar kawasan Candi Borobudur.

"Candi Borobudur Indonesi hari ini terbakar," tulis narasi dalam video tersebut.

Konten yang disebarkan akun TikTok tersebut telah 398 kali disukai dan mendapat 154 komentar dari warganet.

Benarkah dalam video itu merupakan peristiwa Candi Borobudur terbakar pada 3 Juni 2025? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.....

 

5. Foto Pembakaran Alat Berat di Raja Ampat

  

Gambar tangkapan layar foto yang diklaim pembakaran sejumlah alat berat di Raja Ampat, Papua Barat. (sumber: Facebook)

Sebuah foto yang diklaim pembakaran sejumlah alat berat di Raja Ampat, Papua Barat beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 8 Juni 2025.

Dalam foto tersebut sejumlah alat berat berupa backhoe terlihat terbakar di sebuah area pertambangan. Tampak juga sebuah helikopter hitam terbang di atas lahan tambang tersebut. Foto itu kemudian disebut-sebut merupakan peristiwa di Raja Ampat, Papua Barat.

"Pembakaran alat berat Di Raja Ampat.

Agaknya warga sudah mulai melawan✅," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 49 kali dibagikan dan mendapat 233 komentar dari warganet.

Benarkah dalam foto itu merupakan pembakaran alat berat di Raja Ampat, Papua Barat? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini......

 

6. Link Pendaftaran Rekrutmen SKK Migas dan Petronas Indonesia

Cek Fakta Liputan6.com mendapai klaim link pendaftaran rekrutmen SKK Migas dan Petronas Indonesia, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook.

Link pendaftaran rekrutmen SKK Migas dan Petronas Indonesia berupa poster digital beruliskan

"OPEN RECRUITMENT PETRONAS INDONESIA OPERATIONS (PERUSAHAAN MIGAS) DEADLINE 27 JULI 2025"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"SKK Migas Petronas Indonesia Buka Rekrutmen Besar-Besaran. Cek Posisi dan cara daftarnya

https://recruitmentskkmigaspetronas2025.maylliy.com/"

Unggahan klaim link pendaftaran rekrutmen SKK Migas dan Petronas Indonesia disertai dengan menu daftar, jika diklik mengarah pada link berikut.

"https://recruitmentskkmigaspetronas2025.maylliy.com/?fbclid=IwY2xjawK2I5BleHRuA2FlbQIxMABicmlkETFtTnQ4UEJpbXVCODk1cVU1AR5t20mXmW_PGeohc79AGM1-bLWf6Xw4h7lE6ry7onLC4SBhhTC_Q7aTl7LOtA_aem_Gecvsqnkf-8T1965zVQm9A"

Link tersebut membawa kita kehalaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi seperti nama lengkap, alamat sesuai domisili dan nomor telepon.

Benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen SKK Migas dan Petronas Indonesia? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya