Gubernur Jakarta Pramono Sebut Revitalisasi Ubah Image Stasiun Tanah Abang

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Stasiun Tanah Abang kini telah menjadi lebih terintegrasi. Ia berharap, dengan tampilan yang lebih modern, citra negatif yang selama ini melekat pada stasiun tersebut dapat terhapus.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 16 Juni 2025, 10:45 WIB
Akan ada penambahan jalur kereta dari dua menjadi enam jalur, penambahan peron dari dua menjadi empat, dan penataan fasilitas integrasi antarmoda. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Stasiun Kereta Tanah Abang telah selesai direvitalisasi dan kini tampil lebih rapi serta jauh dari kesan kumuh. Menanggapi hal itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Stasiun Tanah Abang kini telah menjadi lebih terintegrasi. Ia berharap, dengan tampilan yang lebih modern, citra negatif yang selama ini melekat pada stasiun tersebut dapat terhapus.

"Jadi integrasi Tanah Abang dan juga dengan berbagai hal, menurut saya ini mengubah pandangan, image yang luar biasa. Dulu kalau orang mau ke Tanah Abang kan takut kecopetan. Sekarang Tanah Abang stasiunnya sudah sangat baik sekali," kata Pramon di Jakarta, Senin (16/5/2025).

Pramono berharap, Stasiun Tanah Abang yang semakin terkoneksi bisa menjadi salah satu solusi pemecah kemacetan warga Jakarta.

"Dan kami juga menyambungkan dengan konektivitas yang dimiliki oleh pemerintah Jakarta. Mudah-mudahan ini sebagai bagian dari solusi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta," harap dia.

Terkait hajat para pedagang kali lima di sekitar Stasiun Tanah Abang, Pramono berjanji akan memperbaiki penataannya.

 

Trotoar Pejalan Kaki

KAI Commuter mulai mengoperasikan peron jalur 1 di bangunan baru Stasiun Tanah Abang mulai Sabtu, 22 Februari 2025. (Dok KAI)

Tidak hanya itu, sebagai sebuah stasiun, trotoar bagi pejalan kaki dipastikan menjadi perhatian khusus Pramono. Dia menyatakan, secara bertahap di ruas jalan-jalan Jakarta sedang dibangun trotoar yang semakin layak. Khususnya bagi penyandang disabilitas.

"Sekarang ini kan kita lagi membuat pendestrian terutama di daerah-daerah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat. Pedestriannya mulai kita tata, kita sambungkan. Memang tidak bisa langsung semuanya, enggak mungkin lah. Karena itu butuh biaya yang cukup tinggi tetapi kami memulai dan untuk memulai itu disabilitas menjadi prioritas," Pramono menandasi.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia tengah mengembangkan stasiun Tanah Abang guna meningkatkan pelayanan kepada penumpang. Proyek peningkatan dan pengembangan stasiun Tanah Abang ini ditargetkan selesai Akhir 2024.

 

Pengembangan Stasiun Tanah Abang

Diketahui, pengembangan stasiun Tanah Abang ini bisa meningkatkan kapasitas 3 kali lipat, dari 100 ribu menjadi 300 ribu penumpang per hari.

Sementara itu, Pemprov Jakarta dalam proyek ini bertugas membangun pelebaran jalan dan fasilitas integrasi antar moda.

Nantinya, luas stasiun di bangunan utama menjadi 2 lantai, dilengkapi dengan bangunan komersil dan fasilitas pendukung serta fasilitas disabilitas.

Infografis 100 Hari Kerja Pramono Anung-Rano Karno Pimpin Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya