Juli Nanti, Kejuaraan Nasional Seri 1 Indonesia Derby di SSA Bantul

IHR Cup 2025 memang menjadi ajang pemanasan dan seleksi kuda menuju pelaksanaan Indonesia Derby atau Kejuaraan Nasional Seri 1 Indonesia Derby pada Juli mendatang.

oleh Kukuh SetyonoDiperbarui 16 Juni 2025, 14:53 WIB
Indonesia’s Horse Racing Cup (IHR Cup) 2025, berlangsung di SSA Bantul Minggu (15/6/2025), sebagai persiapan Kejuaraan Nasional Seri 1 Indonesia Derby. (Kukuh Setyono)

Liputan6.com, Bantul - Lintasan pacuan kuda di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta tengah dipersiapkan untuk ajang Kejuaraan Nasional Seri 1 Indonesia Derby di Juli nanti. Uji kesiapan ini dengan penyelenggaraan Indonesia’s Horse Racing Cup (IHR Cup) 2025, Minggu (15/6/2025).

IHR Cup 2025 sendiri merupakan kegiatan tahunan yang sudah berlangsung ketiga kalinya dan diselenggarakan Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) dengan Sarga.co.

“Indonesia’s Horse Racing 2025 kami ini bertema ‘The Race of Rising Stars’. Dari ajang ini diharapkan munculnya bintang-bintang baru pacuan kuda di Indonesia, seperti juga yang telah diperlihatkan dalam tiga kejuaraan IHR sebelumnya,” kata CEO dan Co-Founder SARGA.CO Aseanto Oudang.

Dalam ajang yang berlangsung sehari ini, sebanyak 131 berlaga dalam 18 kelas memperebutkan total hadiah Rp400 juta. Kuda-kuda ini berasal dari Aceh, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat.

Oudang menyebut IHR Cup 2025 memang menjadi ajang pemanasan dan seleksi kuda menuju pelaksanaan Indonesia Derby atau Kejuaraan Nasional Seri 1 Indonesia Derby pada Juli mendatang.

Ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR) disebutnya adalah komitmen Sarga.com dalam menghidupkan kembali pacuan kuda di Indonesia, sebagai sebuah tradisi dan olahraga yang penuh dengan potensi untuk dikembangkan menjadi bagian dari kebanggaan nasional.

“Ada sepuluh kejuaraan IHR yang akan kami selenggarakan tahun ini. Kami berharap kejuaraan-kejuaraan ini dapat menjadi kesempatan bagi kuda, joki, pelatih, groomer, dan pemilik kuda untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki dan meraih prestasi,” tuturnya.

VP Marketing & Operation Sarga.co, Kevin Jonathan Van Houten selain berlomba, ajang IHR Cup 2025 juga akan memberikan apresiasi kepada pelatih dan groomer.

“Di balik prestasi yang diraih para kuda pacu, ada pelatih dan groomer yang berperan penting dalam mempersiapkan dan merawat kuda secara fisik dan mental menjalani kompetisi yang penuh persaingan,” jelasnya.

Kedua peran itu tidak bisa dilepaskan sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem pacuan kuda yang profesional.Selama sehari, IHR Cup 2025 mempertandingkan 18 kelas, mulai dari kelompok umur (2 dan 3 tahun), ketinggian A-F, hingga kelas Thoroughbred. Pada jarak 1.000 meter ada kelas I/J, G/H, F, 2 Tahun Pemula C/D Div.II, 2 Tahun Pemula C/D Div. I, dan 2 Tahun Perdana A/B.

Pada jarak 1.200 meter ada kelas 2 Tahun Pemula A/B, THB INA, dan THB LN. Sedangkan untuk jarak 1.300-1.400 meter ada kelas C, Terbuka Sprint, dan Calon Remaja.

Kemudian kelas B jarak 1.850 meter dan 2 Tahun Perdana C/D jarak 800 meter. Dua kelas paling bergengsi adalah Kelas Terbuka 2.000 meter dan Calon Derby 1.850 meter, yang masing-masing menyediakan total hadiah Rp70 juta.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya