Taktik Igor Tudor di Juventus: Usung Skema 3-4-2-1, Enam Pemain Ini Jadi Pilar Tak Tergantikan

Perombakan besar sedang terjadi di tubuh Juventus, seiring dengan kedatangan Igor Tudor sebagai pelatih kepala

oleh Asad ArifinDiperbarui 14 Juni 2025, 23:06 WIB
Pelatih baru Juventus, Igor Tudor, memberikan arahan kepada Dusan Vlahovic dan Renato Veiga, saat melawan Genoa, pada laga Liga Italia, di Allianz Stadium, Turin, Minggu (30/3/2025) dini hari WIB. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta Perombakan besar sedang terjadi di tubuh Juventus, seiring dengan kedatangan Igor Tudor sebagai pelatih kepala. Setelah mengambil alih komando sejak Maret lalu, pelatih asal Kroasia itu langsung menunjukkan identitas taktiknya.

Igor Tudor sudah mantap dengan formasi 3-4-2-1 yang lebih agresif, dinamis, dan berbeda total dari pendekatan pendahulunya. Dia membuat perbedaan yang jelas dibanding Thiago Motta, sosok yang perannya dia gantikan.

Perubahan ini tak hanya soal formasi di atas kertas, tetapi juga filosofi bermain. Jika sebelumnya Juventus kerap bermain dengan pendekatan yang lebih terstruktur di bawah Thiago Motta, Tudor justru ingin timnya lebih cepat, dan menekan.

Igor Tudor, menurut Tuttosport, bahkan telah menemukan enam pemain yang akan menjadi bagian utama dari rencanamanya. Enam pemain tersebut bahkan dapat status 'tak tersentuh' karena perannya yang sangat krusial bagi tim.


Fondasi Utama Juventus: Enam Pemain Tak Tersentuh

Pemain Juventus, Kenan Yildiz, merayakan golnya ke gawang Genoa di Stadion Juventus, Minggu dini hari WIB (30-3-2025). (Bola.com/juventus.com)

Menurut laporan Tuttosport, Igor Tudor telah mengidentifikasi enam pemain yang ia anggap sebagai fondasi tak tergantikan dari proyek barunya. Enam nama ini disebut sebagai 'tak tersentuh', artinya tidak akan dijual atau digeser dari peran utamanya.

Sosok pertama yang masuk dalam daftar adalah Kenan Yildiz. Gelandang serang muda ini mengalami kebangkitan karier sejak diasuh Tudor. Jika sebelumnya Yildiz kesulitan mendapatkan menit bermain di era Motta, kini ia jadi salah satu titik sentral dalam pola serangan Juventus.

Di lini tengah, Manuel Locatelli dan Khephren Thuram menjadi poros ganda yang sangat diandalkan. Keduanya disebut mampu mengombinasikan distribusi bola yang rapi dengan kekuatan fisik dan disiplin taktik yang dibutuhkan untuk menopang dua gelandang serang di depannya.


Para Pemain Kunci di Lini Belakang

Selebrasi Andrea Cambiaso saat mencetak gol perdana untuk Juventus (AFP)

Di sisi sayap, nama Andrea Cambiaso tak kalah vital. Meski jadi buruan banyak klub seperti AC Milan, Atletico Madrid, hingga Nottingham Forest, Tudor dikabarkan meminta manajemen untuk mempertahankan pemain ini dengan segala cara.

Dalam sistem 3-4-2-1 miliknya, Cambiaso berperan penting sebagai wing-back yang harus aktif menyerang dan solid bertahan.

Sementara itu, di sektor belakang, Federico Gatti dan Gleison Bremer jadi dua nama yang dipercaya akan jadi tembok kokoh pertahanan Bianconeri musim depan.

Meski keduanya sempat bermasalah dengan cedera, Bremer bahkan belum bermain sejak Oktober karena cedera ACL, Tudor tetap melihat mereka sebagai bagian tak terpisahkan dari rencana besarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya