Tawaran Pertama Ditolak, Manchester United dan Arsenal Saling Sikut Dapatkan Gyokeres

Manchester United sudah menyiapkan kontrak atas kemungkinan kesepakatan untuk mantan striker Brighton dan Coventry, yang bermain di bawah Ruben Amorim di Sporting.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 13 Juni 2025, 09:00 WIB
Bek Arsenal asal Polandia Jakub Kiwior (kiri) berebut dengan striker Manchester United asal Denmark Rasmus Hojlund selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Arsenal dan Manchester United di Stadion Emirates di London pada 4 Desember 2024.Adrian Dennis / AFP

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah klub dikatakan sangat berminat memboyong striker Sporting CP Viktor Gyokeres. Selain Juventus, Al-Qadsiah dan juara baru Liga Pro Saudi Al-Ittihad, sepertinya Manchester United dan Arsenal adalah favoritnya.

Perlombaan untuk merekrut pemain internasional Swedia itu, telah menjadi kisah transfer terbesar musim panas sejauh ini. Awal minggu ini, paker transfer Fabrizio Romano mengklaim MU telah membuat "kontak baru" atas kemungkinan kesepakatan untuk mantan striker Brighton dan Coventry, yang bermain di bawah Ruben Amorim di Sporting.

Sementara itu, Arsenal juga sedang mencari striker baru. Benjamin Sesko telah dikaitkan erat dengan kepindahannya ke London Utara. Karenanya, The Gunners kini mencoba meningkatkan upaya mereka untuk mendapatkan Gyokeres.

Sebuah laporan dari media Portugal Record mengklaim Arsenal mengajukan tawaran konkret pertama untuk pemain berusia 27 tahun itu dalam sebuah pertemuan di Menorca, Spanyol.

Dikatakan bahwa pertemuan pada hari Rabu lalu itu, melibatkan direktur olahraga Arsenal Andrea Berta, seorang pengacara dari klub Liga Premier, dan direktur umum sepak bola Sporting Bernardo Palmeiro.


Penawaran Arsenal Ditolak Sporting

Pemain Liverpool Alexis Mac Allister, kedua dari kanan, mencoba peluang mencetak gol selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Arsenal dan Liverpool di Stadion Emirates di London, Minggu, 4 Februari 2024. (AP Photo/Kin Cheung)

Namun menurut A Bola, tawaran yang diajukan kepada Sporting ditolak setelah ternyata sedikit di bawah angka 60 juta euro + 10 juta euro yang disebutkan oleh presiden Sporting Frederico Varandas, sang pemaain tidak akan pergi dengan jumlah tersebut.

Laporan tersebut selanjutnya menyatakan bahwa pertemuan ini hanyalah putaran pertama negosiasi, dan The Gunners yang ingin segera menutup proses ini karena klub-klub seperti Manchester United terus mengincarnya.

Sementara itu, Gyokeres sendiri kini tengah berselisih dengan petinggi klub, lantaran merasa seolah-olah mereka telah mengingkari janji mereka mengenai kesepakatan harga yang diminta.


Gyokeres Tak Diizinkan Tinggalkan Sporting

Striker Sporting Viktor Gyokeres bermain pada laga kontra Man City di ajang Liga Champions. (FILIPE AMORIM / AFP)

Striker tersebut mengira ia akan mampu membayar 60 juta euro ditambah 10 juta euro, tetapi klub telah mengambil pandangan yang berbeda dan tidak akan menjualnya dengan harga tersebut – yang menyebabkan ia dilaporkan bersiap untuk mogok.

Awal minggu ini, Frederico Varandas mengklaim tidak ada tawaran konkret untuk Gyokeres. Ia juga mengatakan pemain Swedia itu tidak akan meninggalkan klub dengan harga 59 juta pounds.

"Saya dapat menjamin bahwa Viktor Gyokeres tidak akan pergi dengan harga 60 juta euro ditambah 10 juta euro karena saya tidak pernah menjanjikan itu," katanya kepada A Bola. "Sampai hari ini, Sporting belum memiliki tawaran untuk Gyokeres - baik hari ini maupun musim lalu."


Gyokeres Dinilai Pemain Muda Berbakat

Pemain Sporting CP, Viktor Gyokeres mencetak gol melalui tendangan penalti ke gawang Manchester City pada laga Liga Champions 2024/2025 di Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Rabu (06/11/2024) WIB. (AFP/Filipe Amorim)

Varandas mengatakan agen Gyokeres meminta jaminan tentang kepergiannya musim panas lalu. "Salah satu kekhawatiran terbesar agen adalah apakah kami akan menuntut klausul pemutusan kontrak," tambah Varandas. "Ia ingin menjamin hal-hal tertentu. Dan apa yang disepakati? Bahwa Sporting tidak akan menuntut klausul pelepasan sekarang.

"Karena satu alasan: ia akan berusia 27 tahun dan tidak ada pemain yang meninggalkan Portugal pada usia 27 tahun dengan harga 100 juta euro atau 90 juta euro."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya