Pegolf Indonesia Rayhan Abdul Latief Cetak Rekor Juara Beruntun di Kejuaraan Dunia Junior

Rayhan dua kali beruntun keluar menjadi yang terbaik pada ajang Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025.

oleh ThomasDiperbarui 13 Juni 2025, 06:53 WIB
Pegolf Indonesia Rayhan Abdul Latief Cetak Rekor Juara Beruntun di Kejuaraan Dunia Junior

Liputan6.com, Jakarta- Pegolf muda Indonesia Rayhan Abdul Latief mencatatkan prestasi gemilang pada Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 yang berlangsung di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, Kamis (12/6/2025). Reyhan mencatatkan diri sebagai pegolf putra pertama yang dua tahun berturut-turut berhasil menjadi juara di turnamen bergengsi ini.

Atlet binaan Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) ini meraih gelar Best Gross Overall divisi putra dengan total 205 pukulan atau 11 di bawah par. Pada pertandingan hari terakhir dia harus menghadapi tantangan yang cukup berat. Rayhan mencetak lima birdie di hole 1,3,7, 10, dan 17. Namun, dia juga membuat empat bogey di hole 10, 12, 14, dan 18.

Selain itu juga ada triple bogey di hole 9. Hal itu membuat dia menempati peringkat T37 setelah mencetak 74 pukulan atau 2 di atas par. Beruntung permainannya di dua hari pertama cukup mengesankan, yaitu mengumpulkan 131 pukulan atau 13 di bawah par.

Selanjutnya, pegolf berusia 18 tahun ini akan berangkat ke Amerika Serikat pada 14 Juli mendatang. Dia akan mengikuti dua turnamen di sana, sebelum melanjutkan kuliah di University of North Texas pada bulan Agustus. Dia memilih jurusan business commerse.

Rayhan unggul satu pukulan dari Harman Sachdeva (India), Parin Sarasmut (Thailand), dan Shinichi Suzuki (Filipina) yang menempati peringkat T2. Pegolf Indonesia lainnya, Kenneth Sutianto dan Kyle Johnson (Namibia) menyusul di peringkat T5. Mereka masing-masing mengumpulkan 211 pukulan atau 5 di bawah par.

“Enjoy, have fun. Enjoy the athmosphere, enjoy the moment. Jangan pernah kalah kerja keras sama orang lain,” kata Rayhan saat ditanya apa yang menjadi kunci kemenangannya.


Pegolf Putri Thailand

Pegolf Indonesia Rayhan Abdul Latief Cetak Rekor Juara Beruntun di Kejuaraan Dunia Junior

Gelar Best Gross Overall divisi putri diraih oleh Prim Prachnakorn dari Thailand. Dia memimpin dengan 210 pukulan atau 6 di bawah par. Posisi T2 ditempati oleh Bogyeol Kim (Korea Selatan) dan Maiya Okazaki (Jepang) dengan selisih 5 pukulan dengan sang juara. Amberly Zaira (Malaysia) ties dengan Guo Jun Xi (Singapura) di posisi berikutnya. Mereka masing-masing mengumpulkan 216 pukulan atau par.

Lanjut Baca:

“Saya merasa sangat senang karena lapangan ini tidak mudah dan sangat menantang. Saya senang bisa mengatasinya. Saya hanya berusaha untuk memainkan permainan saya sendiri, mengikuti rencana permainan yang sudah disiapkan,” ungkap Prim. Dia berhasil mencetak enam birdie, termasuk tiga birdie berturut-turut di hole 5, 6, dan 7. “Sebenarnya saya hanya fokus untuk menaruh bola di fairway, memukul ke green, dan memasukkannya dengan putter,” lanjutnya. Dia merasa gembira karena dengan kemenangan ini bisa mendapat kesempatan ikut berkompetisi di Indonesia Women’s Open 2026. Pada kompetisi tim, Thailand yang diperkuat oleh Teerawut Boonseeor, Parin Sarasmut, Prim Prachnakorn, dan Pinyaphat Kamolborvorn menjadi juara dengan total 629 pukulan. India menjadi runner up dengan 642 pukulan. Empat pemain mereka adalah Harman Sachdeva, Mahir Rakhra, Janneya Dasanniee, dan Anvvi Dahhiya. Tim Indonesia B menyusul di peringkat ketiga. Tim ini terdiri dari Kenneth Sutianto, Asyrafa Suryanto, Caithlyn Ong, dan Maureen Yose. Mereka mengumpulkan 648 pukulan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya