Top 3 News: Sidang Hasto, Ahli Bahasa Jelaskan Makna Perintah Bapak ke Harun Masiku

Ahli Bahasa dari UI Frans Asisi hadir untuk menjelaskan makna chat antara petugas keamanan DPP PDIP Nur Hasan dengan Harun Masiku, terkait perintah menenggelamkan ponsel saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 8 Januari 2020. Itulah top 3 news hari ini.

oleh Devira PrastiwiNanda Perdana PutraLizsa EgehamWinda NelfiraDiterbitkan 13 Juni 2025, 08:30 WIB
Dalam surat dakwaan JPU yang dibacakan dalam sidang, Hasto Kristiyanto juga didakwa menghalang-halangi proses penyidikan terhadap tersangka Harun Masiku yang tengah dilakukan KPK pada Januari 2020 lalu. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Ahli Bahasa dari Universitas Indonesia (UI) Frans Asisi hadir untuk menjelaskan makna chat antara petugas keamanan DPP PDIP Nur Hasan dengan Harun Masiku, terkait perintah menenggelamkan ponsel saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 8 Januari 2020. Itulah top 3 news hari ini.

Hal itu disampaikannya dalam sidang kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Harun Masiku dan perkara perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto.

Awalnya, jaksa mengulas adanya komunikasi antara Nur Hasan dengan Harun Masiku pada 8 Januari 2020. Komunikasi tersebut terkait dengan adanya perintah dari Bapak untuk merendam ponsel, yang kemudian Harun meminta kepada Nur Hasan untuk datang menjemputnya di rumah samping kantor DPP PDIP.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan hingga kini tidak berencana melakukan reshuffle atau perombakan kabinet Indonesia Maju. Prabowo menilai para menterinya bekerja semakin baik.

Menurut dia, kritikan dari masyarakat untuk para menterinya merupakan hal yang biasa. Prabowo menyebut pemerintah tak bisa memuaskan semua masyarakat.

Namun, Prabowo mengaku dirinya sebagai Presiden RI puas dengan kinerja para jajaran menterinya. Terkait ada menteri yang salah bicara, dia menyebut hal tersebut merupakan hal biasa.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Pemerintah China resmi menambahkan Indonesia ke dalam program transit bebas visa selama 240 jam atau 10 hari.

Diterima Liputan6.com, kebijakan ini diumumkan oleh Badan Administrasi Imigrasi China pada Kamis 12 Juni 2025. Kini ada total 55 negara yang memenuhi syarat untuk kebijakan transit di China bebas visa selama 10 hari, termasuk Inggris dan Rusia.

Meski begitu, WNI tetap harus memperhatikan sejumlah hal, yakni memegang dokumen perjalanan internasional yang sah dan tiket pesawat pulang-pergi yang sudah ditetapkan tanggal dan kursinya untuk transit di China. Hal ini demi melanjutkan pelancongan ke negara ketiga atau daerah lain yang dituju.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Kamis 12 Juni 2025:

1. Sidang Hasto, Ahli Bahasa Jelaskan Makna Perintah Bapak ke Harun Masiku

JPU pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga membeberkan nominal suap yang dilakukan Hasto Kristiyanto, yakni berjumlah 57.350 dolar Singapura atau setara Rp 600 juta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Ahli Bahasa dari Universitas Indonesia (UI) Frans Asisi hadir untuk menjelaskan makna chat antara petugas keamanan DPP PDIP Nur Hasan dengan Harun Masiku, terkait perintah menenggelamkan ponsel saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 8 Januari 2020.

Hal itu disampaikannya dalam sidang kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Harun Masiku dan perkara perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto.

Awalnya, jaksa mengulas adanya komunikasi antara Nur Hasan dengan Harun Masiku pada 8 Januari 2020. Komunikasi tersebut terkait dengan adanya perintah dari Bapak untuk merendam ponsel, yang kemudian Harun meminta kepada Nur Hasan untuk datang menjemputnya di rumah samping kantor DPP PDIP.

 

Selengkapnya...

2. Prabowo: Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Tim Saya Bekerja dengan Baik

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Internasional Infrastruktur di JCC Senayan Jakarta, Kamis (12/6/2025). (Foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hingga kini tidak berencana melakukan reshuffle atau perombakan kabinet Indonesia Maju. Prabowo menilai para menterinya bekerja semakin baik.

"Saya tidak, saya tidak ada rencana mau reshuffle (kabinet). Sementara, saya menilai tim saya bekerja dengan baik. Dan kita buktikan minggu demi minggu hasil capaian yang kita lakukan," jelas Prabowo di JCC Senayan Jakarta, Kamis 12 Juni 2025.

"Untuk supaya tidak ada spekulasi dalam arti saya sekarang sampai saat ini, saya menilai bahwa menteri-menteri saya bekerja dengan baik, terus terang saja," sambungnya.

Menurut dia, kritikan dari masyarakat untuk para menterinya merupakan hal yang biasa. Prabowo menyebut pemerintah tak bisa memuaskan semua masyarakat.

 

Selengkapnya...

3. China Resmi Berlakukan Bebas Visa Transit 10 Hari untuk Pelancong Indonesia

Kota Terlarang atau The Forbidden City yang terletak di jantung Beijing, China ramai dikunjungi wisatawan. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Pemerintah China resmi menambahkan Indonesia ke dalam program transit bebas visa selama 240 jam atau 10 hari. Diterima Liputan6.com, kebijakan ini diumumkan oleh Badan Administrasi Imigrasi China pada Kamis 12 Juni 2025.

Kini ada total 55 negara yang memenuhi syarat untuk kebijakan transit di China bebas visa selama 10 hari, termasuk Inggris dan Rusia.

Meski begitu, WNI tetap harus memperhatikan sejumlah hal, yakni memegang dokumen perjalanan internasional yang sah dan tiket pesawat pulang-pergi yang sudah ditetapkan tanggal dan kursinya untuk transit di China. Hal ini demi melanjutkan pelancongan ke negara ketiga atau daerah lain yang dituju.

Melalui kebijakan ini, WNI boleh masuk ke wilayah China tanpa visa di total 60 pelabuhan mana pun di 24 provinsi, daerah atau kota setingkat provinsi, seperti Beijing dan Shanghai.

WNI boleh singgah di daerah tertentu di China tidak lebih dari 10 hari untuk berbagai tujuan seperti pelancongan, bisnis, kunjungan dan lain-lain.

 

Selengkapnya...

Infografis Wajah Baru 3 Rangkaian KRL Jabodetabek Asal China. (Liputan6.com/Abdillah/Gotri)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya