Liputan6.com, Jakarta - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mengumumkan perubahan jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sebelumnya dijadwalkan pada 26 Juni 2025. Merujuk jadwal terbaru dalam keterbukaan informasi Bursa, Sabtu (7/6/2025), RUPSLB akan dilangsungkan pada 30 Juni 2025.
Agenda utama rapat tersebut adalah meminta persetujuan pemegang saham atas rencana pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Manajemen Petrindo menyampaikan perubahan jadwal dilakukan untuk memberikan waktu yang lebih optimal bagi pemegang saham mempelajari aksi korporasi yang akan diajukan. Perubahan ini juga memungkinkan perseroan memastikan seluruh aspek administratif dan teknis berjalan lancar.
Advertisement
"Setelah pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham, Perseroan akan melakukan upaya terbaik untuk meningkatkan dan mempertahankan jumlah saham free float yang dimiliki masyarakat dan dicatatkan di BEI," tulis manajemen Petrindo dalam keterbukaan informasi sebelumnya.
Rasio 1:10, Saham CUAN Bakal Jadi Lebih Terjangkau
Petrindo berencana melakukan stock split dengan rasio 1:10, artinya satu lembar saham lama akan dipecah menjadi 10 saham baru. Saat ini, perseroan memiliki 11,24 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp 200 per saham. Setelah stock split, jumlah saham akan meningkat menjadi 112,42 miliar lembar, dengan nilai nominal baru sebesar Rp 20 per saham.
Manajemen menjelaskan, langkah ini bertujuan membuat harga saham CUAN lebih terjangkau bagi investor ritel. Dengan harga yang lebih rendah secara nominal, diharapkan basis investor akan semakin luas dan beragam, serta meningkatkan daya tarik CUAN di pasar.
"Pemecahan nilai nominal saham akan membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi investor, dengan demikian akan meningkatkan jumlah investor yang dapat melakukan transaksi atas saham Perseroan," ujar manajemen dalam dokumen resmi.
Tingkatkan Likuiditas dan Dukung Ekspansi Bisnis
Selain memperluas basis investor, Petrindo berharap aksi korporasi ini dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Dengan jumlah saham beredar yang lebih banyak, aktivitas jual beli saham CUAN di bursa diproyeksikan akan lebih aktif, memberi keuntungan jangka panjang bagi perseroan dan pemegang saham.
Perseroan juga melihat stock split ini sebagai pijakan awal untuk mendukung rencana ekspansi bisnis di masa mendatang. Basis pemodal yang kuat dan terdiversifikasi dinilai penting dalam menunjang stabilitas dan pertumbuhan korporasi secara berkelanjutan.
"Likuiditas perdagangan saham Perseroan akan meningkat dan perdagangan saham di Bursa Efek akan lebih aktif," jelas manajemen Petrindo.
Jadwal Penting: Perdagangan Saham Baru Mulai 10 Juli
Adapun jadwal lengkap aksi stock split telah dirilis. Setelah RUPSLB pada 30 Juni 2025, perdagangan saham dengan nilai nominal lama akan berakhir pada 9 Juli 2025 di pasar reguler dan negosiasi.
Kemudian, perdagangan saham dengan nilai nominal baru akan dimulai pada 10 Juli 2025, baik di pasar reguler, negosiasi, maupun tunai.
Dengan harga saham CUAN yang saat ini berada di kisaran Rp 11.700, maka setelah stock split harga per lembar diperkirakan berada di kisaran Rp 1.170, tergantung pada kondisi pasar saat implementasi. Saham CUAN sendiri telah melonjak 5.218,18 persen sejak IPO di 2023 yang saat itu dilepas pada harga Rp 220.
Dari sisi fundamental, kinerja keuangan Petrindo juga mencatat pertumbuhan luar biasa. Pendapatan tahun buku 2024 tumbuh 719 persen dibanding tahun sebelumnya, sementara laba bersih melonjak 929 persen. Angka ini menjadi katalis kuat bagi manajemen untuk terus mendorong penguatan posisi CUAN di pasar.