Legenda Urban: Derap Langkah Kuda Kereta Kencana di Gunung Raung

Gunung berapi di ujung timur Pulau Jawa ini konon menjadi lokasi kerajaan gaib. Setiap malam Jumat akan terdengar derap langkah kuda yang berlari kencang lengkap dengan suara khas kereta kencana.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 10 Juni 2025, 02:00 WIB
Gunung Raung Erupsi, Tinggi Letusan Capai 600 meter (Istimewa)

Liputan6.com, Banyuwangi - Jalur-jalur pendakian di gunung menyimpan banyak kisah misteri yang dipercaya oleh sebagian orang, termasuk di Gunung Raung. Konon, di gunung ini kerap terdengar langkah kaki kuda yang sedang membawa kereta kencana.

Gunung berapi di ujung timur Pulau Jawa ini konon menjadi lokasi kerajaan gaib. Setiap malam Jumat akan terdengar derap langkah kuda yang berlari kencang lengkap dengan suara khas kereta kencana.

Beberapa orang percaya bahwa suara tersebut berasal dari suara pasukan kerajaan gaib yang sedang berpatroli. Tak jarang, legenda urban ini juga dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul. Konon, Nyi Roro Kidul kerap mengunjungi suaminya di Kerajaan Macan Putih yang ada di Gunung Raung.

Wujud kuda-kuda dan kereta kencana ini memang tak bisa dilihat oleh sembarang orang. Namun, orang yang memiliki kelebihan khusus dapat melihat bayangan pasukan berkuda yang melintas di antara pepohonan. 

Beberapa orang yang mengaku pernah melihat kereta kencana tersebut mengatakan bahwa kereta kerajaan tersebut berwarna emas. Kereta kencana ini hanya muncul sebentar dan menghilang begitu saja.

Suara misterius ini konon terdengar di beberapa pos Gunung Raung, terutama di Pondok Sumur dan Pondok Angin. Menurut cerita warga lokal, pos Pondok Sumur dahulu kerap digunakan oleh petapa sakti dari Gresik.

 

Gerbang Kerajaan Gaib

Sementara itu, pos Pondok Angin konon merupakan gerbang menuju kerajaan gaib, yaitu Kerajaan Macan Putih. Kerajaan dan keraton tersebut dipercaya berdiri di atas kaldera besar Gunung Raung.

Menurut sejarahnya, Kerajaan Macan Putih mulai berdiri ketika Gunung Raung meletus pada 1638. Pusat dari kerajaan ini berada di puncak Gunung Raung, sementara sang raja yang bernama Pangeran Tawangulun hilang ketika bertapa.

Masyarakat setempat percaya bahwa Kerajaan Macan Putih masih ada sampai sekarang. Konon, kerajaan ini kerap menggelar upacara pernikahan yang ditandai dengan kematian banyak hewan secara misterius.

Hewan-hewan yang mati adalah milik warga sekitar yang dijadikan upeti untuk para penguasa Kerajaan Macan Putih yang masuk ke alam gaib. Cerita tentang kerajaan ini seolah melanggengkan desas-desus keberadaan derap kaki kuda kereta kencana di Gunung Raung.

Penulis: Resla

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya