Liputan6.com, Jakarta Chelsea sudah mulai aktif di bursa transfer, tetapi selain mendatangkan pemain baru, mereka juga perlu merampingkan skuad. Dengan 54 pemain masih terikat kontrak, skuad The Blues termasuk yang terbesar di Liga Premier dan perlu dipangkas.
Beberapa transfer sudah dilakukan, seperti kedatangan Liam Delap dari Ipswich Town. Chelsea juga dikaitkan dengan bintang-bintang seperti Victor Osimhen dan Kobbie Mainoo untuk memperkuat tim.
Advertisement
Meski berhasil menjuarai Conference League dan lolos ke Liga Champions, Chelsea masih menyimpan beberapa pemain yang kurang berkontribusi. Melepas mereka tidak hanya mengurangi beban gaji, tapi juga memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang.
Beberapa nama seperti Kepa Arrizabalaga, Marc Cucurella, dan Romelu Lukaku dinilai sudah tidak cocok dengan proyek jangka panjang Chelsea. Selain itu, pemain seperti Trevoh Chalobah dan Malang Sarr juga sebaiknya dicari solusi agar tidak membebani skuad.
Dengan strategi yang tepat, Chelsea bisa menyeimbangkan antara kedatangan bintang baru dan pemangkasan pemain berlebih. Langkah ini penting agar Enzo Maresca bisa membangun tim yang lebih kompetitif musim depan.
Berikut ini lima pemain yang harus dilepas Chelsea.
1. Noni Madueke
Noni Madueke datang ke Chelsea dengan ekspektasi tinggi dari PSV, namun seringkali gagal menunjukkan konsistensi. Masalah sikap dan pengambilan keputusan yang buruk kerap membuatnya dikritik fans dan pelatih.
Kehadiran Cole Palmer sebagai pilihan utama di sayap kanan ditambah kedatangan Delap semakin mempersempit peluang Madueke. Pemain berusia 22 tahun ini mungkin perlu mencari klub baru untuk mendapatkan menit bermain.
Meski begitu, Madueke masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran. Transfer ke klub dengan tekanan lebih kecil bisa menjadi solusi untuk mengembalikan performa terbaiknya.
2. Robert Sanchez
Robert Sanchez gagal memenuhi ekspektasi sebagai pengganti Kepa Arrizabalaga di gawang Chelsea. Penampilannya dinilai kurang meyakinkan baik dalam penguasaan bola maupun komando area pertahanan.
Meski memiliki persentase penyelamatan tertinggi (73,6%), kiper asal Spanyol itu kebobolan 34 gol dalam 32 laga Premier League musim lalu. Performa Petrović yang lebih baik membuat posisinya semakin terancam.