Sehidup Semati Pasutri Lansia di Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa dalam Rumah

Pasangan suami istri ini ditemukan meninggal dunia oleh seorang saudaranya yang bertamu untuk mengantarkan makanan ke rumahnya.

oleh Fira SyahrinDiperbarui 04 Juni 2025, 17:01 WIB
Pasutri ditemukan meninggal dalam rumah, saat menuju pemakaman di Kampung Sukabakti Rt 04 Rw 09 Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. (Liputan6.com/Fira Syahrin).

Liputan6.com, Sukabumi - Pasangan suami istri (Pasutri) Atta (77) dan Emis (75) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Sukabakti RT 04 RW 09 Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.  

Kedua pasutri ini ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (31/5/2025) oleh seorang saudaranya yang bertamu untuk mengantarkan makanan. 

Kepala Desa Sukamulya, Dudun Ilahim menjelaskan, bahwa pasutri lansia ini memang sudah lama menderita sakit dan mereka hanya tinggal berdua karena anaknya jauh bekerja di Kota Sukabumi.

"Memang kondisinya sakit katanya dan memang usianya sudah renta juga sudah sampe 70 tahunan yah keluarganya pun jauh dari sini anaknya cuma satu di Sukabumi," kata Dudun.

Bak jodoh sehidup semati, jasad Atta sang suami ditemukan di depan dapur rumah panggung miliknya sementara jasad Emis sang istri ditemukan di atas kasur di dalam kamar.

Takut terjadi hal yang tak diinginkan, mendapati pasutri meninggal bersama ini Dudun pun memanggil pihak kepolisian dan dinas kesehatan untuk memeriksa kedua jasad ini. Dari hasil visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan namun untuk mengetahui pasti penyebab kematian, dokter Puskesmas Cikembar yang datang menyarankan untuk dilakukan autopsi.

"Kata Dokter Toni yah, bahwa ini harus diautopsi. Lalu kita tanya, kalau autopsi biayanya ke siapa, ya keluarga, ya kalau keluarga tidak mampu bagaimana, ya balik lagi ke keluarga. Setelah komunikasi dengan keluarga akhirnya keluarga menolak diautopsi, jadi menyadari lah kalau keduanya itu meninggalnya biasa tidak ada kejadian-kejadian yang aneh," jelasnya.

 

Dua Hari Tak Terlihat Aktivitas

Pasutri ditemukan meninggal dalam rumah, saat menuju pemakaman di Kampung Sukabakti Rt 04 Rw 09 Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. (Liputan6.com/Fira Syahrin).

Dari keterangan keluarga dan warga sekitar bahwa pasutri meninggal bersama ini sebelumnya dikabarkan sudah lama menderita hipertensi atau darah tinggi. Dudun menjelaskan bahwa dari keterangan keluarga, kedua pasutri ini sudah sekitar dua hari tak terlihat.

Jasad pasutri ini kemudian dipulasara dan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Sukabakti yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari kedua korban.

"Langsung dimakamkan dan mudah-mudahan menjadi jodoh sehidup semati di akhiratnya, Aamiin," sambung dia. 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya