Lirik Lagu Ribuan Memori dari Lomba Sihir, Ajak Pendengar untuk Merangkul berbagai Kenangan

Berikut lirik lagu Ribuan Memori karya grup musik Lomba Sihir, yang mengajak pendengarnya untuk menghargai dan merangkul setiap memori yang pernah dialami.

oleh Dicky FadillahDiterbitkan 03 Juni 2025, 11:30 WIB
Lomba Sihir. (Dok: Instagram/@lombasihiryes)

Liputan6.com, Jakarta Lagu "Ribuan Memori" merupakan single dari grup musik Tanah Air, yakni Lomba Sihir yang dirilis pada 13 April 2023 melalui label musik Sun Eater. Lagu yang berdurasi empat menit ini diciptakan oleh Baskara Putra dan Rayhan Noor.

Bercerita tentang perjalanan hidup yang dipenuhi dengan berbagai kenangan, baik kenangan manis maupun pahit, lagu ini mengajak pendengarnya untuk menghargai dan merangkul setiap memori yang pernah dialami. Karena semua kenangan itu membentuk siapa diri kita saat ini. 

Dengan lirik yang relate, mudah diingat dan penuh emosi, "Ribuan Memori" menjadi sangat populer, terutama di platform media sosial TikTok maupun Instagram, di mana banyak pengguna menggunakan lagu ini sebagai backsound untuk menceritakan pengalaman hidup mereka.

Lagu ini juga menandai fase baru bagi Lomba Sihir dalam perjalanan bermusik mereka, menunjukkan kreativitas yang lebih matang.


Lirik Lagu Ribuan Memori

[Verse 1: Natasha Udu]

Dalam kepalamu ribuan memori

Mana yang membuatmu s'perti hari ini?

Jatuh pertamamu dari sepeda?

Penampakan hantu di rumah tua?

[Pre-Chorus: Baskara Putra]

Serpihan berbahagia

Atau justru membuatmu merana?

[Chorus]

Jika ada ingatan yang terus menghangatkan dirimu

Jaga apinya, hadapi hari, teruslah kau begitu

Jika ada pedih yang panjang mengikat tubuhmu

Percayalah, dunia tak selamanya harus begitu

[Verse 2: Rayhan Noor]

Karyawisata, liburan pertama, kado dari Mama dan Papa

Kar'na berhasil naik kelas, walau rata-rata pas-pasan

Nekat pulang lewat jam malam, dilarang jalan-jalan sebulan

Setahun bimbingan belajar, gawat! Ujian akhir sekolah

[Pre-Chorus: Baskara Putra]

Serpihan berbahagia

Atau justru membuatmu merana? Oh

Pertahankan atau melupa?

Pilihanmu kawan tidak mengapa

Oh tak apa-apa

[Chorus]

Jika ada ingatan yang terus menghangatkan dirimu

Jaga apinya, hadapi hari, teruslah kau begitu

Jika ada pedih yang panjang mengikat tubuhmu

Lanjut Baca:

Percayalah, dunia tak selamanya harus begitu [Bridge: Rayhan Noor & Natasha Udu] Dalam kepalamu (kepalamu) ribuan memori (memori) Mana yang membuatmu di hari ini? [Chorus] Jika ada ingatan yang terus menghangatkan dirimu Jaga apinya, hadapi hari, teruslah kau begitu Jika ada pedih yang panjang mengikat tubuhmu Percayalah, dunia tak selamanya harus begitu Jika ada yang kau pelajari dari masa lalumu Jaga apinya, hadapi hari, teruslah kau begitu Jika ada yang buatmu tak mau buka lembaran baru Percayalah, dunia tak selamanya harus begitu [Outro] Harus begitu (Percayalah dunia tak selamanya) harus begitu Harus begitu

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya