Sheikh Jassim Rupanya Belum Menyerah untuk Miliki Manchester United

Meskipun gagal dalam persaingan memperebutkan kepemilikan klub dengan Sir Jim Ratcliffe pada 2023, laporan terbaru menyebutkan bahwa Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani masih menyimpan ambisi untuk menjadi pemilik penuh Manchester United.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 02 Juni 2025, 14:16 WIB
Sheikh Jassim Bin Hamad Al-Thani dari Qatar tiba untuk pengundian final turnamen sepak bola Piala Dunia FIFA 2018 di Istana Negara Kremlin di Moskow pada 1 Desember 2017. Anak mantan perdana menteri Qatar, Syekh Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani merupakan penggemar MU sejak 1992. (AFP/Yuri Kadobnov)

Liputan6.com, Jakarta Tekad Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani untuk mengambil alih Manchester United tampaknya belum sepenuhnya padam. Meskipun gagal dalam persaingan memperebutkan kepemilikan klub dengan Sir Jim Ratcliffe pada 2023, laporan terbaru menyebutkan bahwa miliarder asal Qatar itu masih menyimpan ambisi untuk menjadi pemilik penuh klub berjuluk Setan Merah.

Pada tahun lalu, Sheikh Jassim sempat menjadi salah satu kandidat kuat dalam upaya akuisisi Manchester United. Tawaran yang diajukan tak main-main: pembelian 100 persen saham klub dari keluarga Glazer, berikut janji untuk melunasi utang klub yang mencapai angka mencengangkan, sekitar £1 miliar. Namun, akhirnya Ratcliffe yang keluar sebagai pemenang dengan membeli 25 persen saham klub senilai £1,3 miliar.

Sayangnya, periode awal kepemilikan Ratcliffe justru diwarnai berbagai masalah—baik di dalam maupun luar lapangan. Mulai dari keputusan mempertahankan manajer Erik ten Hag yang kemudian berujung pada pemecatan di Oktober 2024, hingga performa buruk di bawah pelatih pengganti Ruben Amorim. Manchester United bahkan harus menanggung malu dengan finis di peringkat ke-15 Premier League—capaian terburuk sepanjang sejarah klub.

Tak hanya itu, kondisi finansial klub juga semakin terpuruk. Ratcliffe menyuarakan keluhan atas keuangan klub, yang mendorong pemangkasan besar-besaran termasuk pemutusan hubungan kerja terhadap 450 karyawan. Kombinasi dari utang lama, biaya transfer tertunda, serta pengeluaran operasional yang membengkak, membuat total utang klub masih mendekati £1 miliar.


Ketertarikan Sheikh Jassim

Sheikh Jassim Bin Hamad Al-Thani (kiri) dan saudaranya Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani dari Qatar saat pengundian Piala Dunia 2022 di Qatar di Doha Exhibition and Convention Center pada 1 April 2022. Sheikh Jassim bin Hamad al-Thani hari ini mengonfirmasi pengajuan tawarannya untuk 100 persen saham Manchester United. (AFP/Gabriel Bouys)

Di tengah kekacauan tersebut, nama Sheikh Jassim kembali mencuat. Menurut laporan The Telegraph, dia dan timnya masih terus mengamati situasi Manchester United dengan penuh minat.

Meski belum ada langkah konkret atau pernyataan resmi, sumber menyebutkan bahwa Jassim belum menutup pintu sepenuhnya untuk kembali ke meja negosiasi.

Jika rencana itu benar-benar direalisasikan, kemungkinan besar Jassim akan berkonsultasi dengan tokoh berpengaruh dalam dunia sepak bola Eropa—Nasser Al-Khelaifi.

Presiden PSG dan ketua Asosiasi Klub Eropa (ECA) ini dikenal memiliki jejaring luas dan pengaruh besar di sepak bola global. Al-Khelaifi juga merupakan bos beIN Sports, jaringan media olahraga asal Qatar.

Lanjut Baca:

Menariknya, dalam gelaran final Liga Champions 2025 di Munchen, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB kemarin, legenda Manchester United Sir Alex Ferguson tampak menjadi tamu kehormatan Al-Khelaifi. Ferguson hadir dalam jamuan makan malam resmi UEFA dan duduk bersama rombongan Al-Khelaifi saat PSG mengalahkan Inter Milan untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka. Momen ini langsung memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan hubungan diplomatik yang bisa membuka jalan bagi keterlibatan Qatar di Old Trafford.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya