Meriahkan Bulan Bung Karno, PDIP Gelar Pertunjukan Wayang Kulit hingga Soekarno Run

Ketua PDIP Djarot Saiful Hidayat menuturkan bahwa Juni merupakan bulan yang istimewa lantaran bertepatan dengan sejumlah momen penting terkait Proklamator RI, Sukarno alias Bung Karno.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 01 Juni 2025, 13:00 WIB
Rangkaian penutupan peringatan Bulan Bung Karno 2024 digelar di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/6). Kegiatan diisi dengan lomba lari bertajuk Soekarno Run. (Foto: Dokumentasi PDIP).

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyatakan, bulan Juni istimewa lantaran bertepatan dengan sejumlah momen penting terkait Proklamator RI, Sukarno alias Bung Karno. Hal itu disampaikan Djarot usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80, Minggu (1/6/2025).

"Bulan Juni kita peringati sebagai bulan Bung Karno karena banyak peristiwa penting yang menyangkut nama beliau dan sejarah perjuangan bangsa," ujar Djarot.

Djarot menjelaskan, selain peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, bulan ini juga menandai kelahiran Bung Karno pada 6 Juni di Surabaya.

"Banyak yang menyangka beliau lahir di Blitar, padahal beliau lahir di Kampung Peneleh, Surabaya. Rumahnya kini sudah menjadi cagar budaya," ucap dia.

Djarot pun menekankan bahwa Bung Karno bukan hanya milik PDIP, melainkan seluruh bangsa Indonesia.

"Beliau adalah penggali Pancasila dan proklamator kemerdekaan yang sepanjang hidupnya berjuang untuk Indonesia," kata Djarot Saiful Hidayat

 

Gelar Kegiatan Budaya hingga Penurunan Angka Stunting

Mereka membawakan tari Kecak, dramatari seni khas Bali. Hadir dalam gladi resik itu, putra Proklamator RI Guruh Irianto Soekarnoputra alias Guruh Soekarno, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP seperti Puan Maharani, Djarot Syaiful Hidayat, hingga Ahmad Basarah. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Selain upacara, PDIP menggelar berbagai kegiatan sepanjang Juni untuk memeriahkan bulan Bung Karno.

"Kami mengadakan acara budaya seperti pementasan wayang kulit, kesenian tradisional, dan olahraga. Misalnya, Soekarno Run di Bandung pada 8 Juni dan di Solo pada 16 Juni," ujar Djarot.

Tak hanya kegiatan budaya, partai berlambang banteng ini juga fokus pada program pelayanan masyarakat.

"Kami turut berkontribusi dalam penurunan angka stunting, pengembangan pariwisata, dan penguatan ekonomi kerakyatan," ungkapnya.

 

Penghormatan dan Penguatan Ideologi Partai

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat memberi keterangan terkait Kongres V PDI Perjuangan tahun 2019 di Jakarta, Kamis (1/8/2019). Kongres dilaksanakan di Bali pada 8 Agustus 2019 dan mengambil tema Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Seluruh kegiatan tersebut, menurut Djarot, terdokumentasi dengan baik di DPP PDI Perjuangan sebagai bagian dari pendataan dan evaluasi.

"Ini adalah rangkaian besar bulan Bung Karno yang kita rayakan tahun ini, sebagai bentuk penghormatan sekaligus penguatan ideologi partai," pungkasnya.   

cara negara amankan pancasila (liputan6.com/triyas)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya