Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) siap menjajal kekuatan ASEAN All-Stars dalam laga persahabatan yang akan digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 28 Mei 2025. Pertandingan bertajuk Maybank Challenge Cup ini menjadi bagian dari tur pramusim MU di Asia. Pertandingan ini sekaligus menjadi kunjungan pertama Manchester United ke Malaysia sejak Juli 2009.
MU disebut akan membawa skuad yang relatif kuat, termasuk bintang-bintang seperti Bruno Fernandes, Mason Mount, Casemiro, Amad Diallo, Manuel Ugarte, dan Rasmus Hojlund. Pelatih Ruben Amorim juga memberikan kesempatan kepada beberapa pemain akademi untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.
Advertisement
Laga melawan ASEAN All-Stars ini menjadi kesempatan bagi MU untuk mengukur kekuatan tim sekaligus menyapa para penggemar di Asia Tenggara. Hasil dari pertandingan ini akan disumbangkan ke yayasan amal Al-Sultan Abdullah Foundation (YASA).
Lantas berapa uang diraup MU dari dua laga ekshibisi di Asia, yaitu melawan ASEAN All-Stars pada 28 Mei dan tim pilihan Hong Kong pada 30 Mei 2025?
MU Bawa Pulang USD 10 Juta
Menurut laporan BBC, seperti dikutip dari Bola.com, tur singkat ini diperkirakan akan menghasilkan pemasukan bagi MU sekitar 10 juta dolar AS atau setara Rp162,5 miliar.
Pendapatan sebesar itu tentu menjadi suntikan yang sangat dibutuhkan, terutama di tengah kerugian finansial yang dihadapi akibat kegagalan lolos ke Liga Champions untuk dua musim berturut-turut.
Sebagai catatan, MU kini berutang 10 juta paun (Rp220,3 miliar) kepada sponsor apparel mereka, Adidas, sebagai konsekuensi dari absen di kompetisi elite Eropa.
Pelatih Ruben Amorim menyebut tur ini sebagai “pengorbanan kecil” demi menjangkau suporter global mereka.
Sementara itu, bek Harry Maguire menyatakan para pemain "tidak punya hak untuk memprotes keputusan klub" setelah musim yang mengecewakan, meski ia sendiri tak secara eksplisit mendukung langkah tersebut.
Nama-Nama yang Dibawa MU
Skuad yang terbang ke Asia terdiri dari kombinasi pemain senior dan talenta muda, dengan beberapa nama mencuri perhatian.
Alejandro Garnacho menjadi sorotan utama — ia tak masuk skuad saat laga terakhir melawan Villa dan bahkan sudah diberi lampu hijau untuk mencari klub baru, tetapi tetap dibawa dalam tur ini. Andre Onana juga ikut, meski tak masuk skuad pertandingan terakhir musim ini.
Jonny Evans, yang dipastikan akan hengkang saat kontraknya habis, turut dibawa sebagai bentuk penghormatan terakhir. Namun, dua pemain senior lainnya, Victor Lindelof dan Christian Eriksen, tidak ikut serta karena telah meninggalkan klub.
Pemain-pemain utama seperti Bruno Fernandes, Mason Mount, Casemiro, Amad Diallo, Manuel Ugarte, dan Rasmus Hojlund tetap dilibatkan.
Sementara itu, Joshua Zirkzee yang sempat tampil di final Liga Europa meskipun baru pulih dari cedera hamstring, secara mengejutkan tidak masuk daftar tur.
Beberapa pemain muda yang dibawa termasuk Jaydan Kamason, Godwill Kukonki, Tyler Fletcher, Sekou Kone, dan Jack Moorhouse. Selain itu, Ayden Heaven dan Chido Obi Martin — dua nama yang sudah mencicipi tim utama musim ini — juga turut serta.
ASEAN All-Stars Dilatih Kim Sang-sik
Tim ASEAN All-Stars akan dilatih oleh Kim Sang-sik, pelatih kepala Vietnam. Kim Sang-sik bukanlah sosok asing di sepak bola Asia Tenggara. Ia sukses membawa tim nasional Vietnam menjuarai Piala AFF 2024, mengakhiri penantian gelar sejak edisi 2018.
Tim ini terdiri dari pemain internasional dari negara-negara Asia Tenggara dan pemain pilihan dari liga regional. Beberapa pemain kunci yang disebutkan termasuk Sergio Aguero (Malaysia), Adrian Segecic (Australia), Sandro Reyes (Filipina), dan Harrison Delbridge (Australia).
Kehadiran Kim Sang-sik sebagai pelatih ASEAN All-Stars diharapkan dapat memberikan warna baru dan strategi yang menarik dalam pertandingan melawan Manchester United. Kolaborasi antara pemain-pemain terbaik dari berbagai negara ASEAN juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton.
Jadwal dan Siaran Langsung Pertandingan
Pertandingan antara Manchester United dan ASEAN All-Stars akan disiarkan langsung di MUTV. Waktu kick-off dijadwalkan pukul 20:45 waktu setempat Malaysia (13:45 BST). Bagi para penggemar yang tidak dapat hadir langsung di stadion, dapat menyaksikan pertandingan melalui layar kaca.
Jika skor imbang setelah 90 menit, pertandingan akan ditentukan melalui adu penalti. Ini akan menjadi momen yang mendebarkan bagi para pemain dan penonton, karena kedua tim akan berusaha untuk meraih kemenangan hingga akhir pertandingan.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara Manchester United dan para penggemarnya di Asia Tenggara. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di kawasan ini.