Bikin Keributan di Final Liga Europa, Bintang Manchester United Disuruh Amorim Cari Klub Baru

Manajer Manchester United Ruben Amorim awal minggu lalu sudah memberi tahu bahwa Alejandro Garnacho dibebaskan mencari rumah baru di jendela transfer mendatang.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 26 Mei 2025, 06:00 WIB
Ekspresi para pemain Manchester United atas kekalahan mereka di final Liga Europa musim 2024/2025 melawan Tottenham Hotspur di stadion San Mames, Bilbao pada 21 Mei 2025 waktu setempat atau Kamis (22/5) dini hari WIB. (Josep LAGO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Sinyal kepergian Alejandro Garnacho dari Manchester United semakin kuat. Ini terlihat dari postingan di media sosial yang diunggah pasangan pemain sayap berusia 20 tahun tersebut.

Eva Garcia seperti mengonfirmasi hal tersebut beberapa jam sebelum pertandingan terakhir MU di Liga Inggris melawan Aston Villa. Dia mengunggah foto seragam Setan Merah milik seorang anak kecil dan menyertakan tulisan "pertandingan terakhir" disertai emoji menangis dan emoji hati.

Garnacho sebelumnya dikabarkan telah disuruh Ruben Amorim mencari klub baru setelah membuat keributan karena hanya diberi waktu 19 menit dari bangku cadangan di final Liga Europa.

Garnacho terpaksa menonton tanpa daya selama sebagian besar pertandingan saat MU mengalami kekalahan ddari Tottenham, yang membuat mereka tidak mendapat tempat di Liga Champions musim depan.

Saudaranya, kemudian secara terbuka mengkritik perlakuan Amorim karena dinilai sudah 'menjebaknya' setelah melihat Garnacho yang putus asa menerima medali runner-upnya.


Bebas Cari Klub Baru di Bursa Transfer

Gelandang Manchester United asal Argentina #17, Alejandro Garnacho, bereaksi selama pertandingan Liga Eropa UEFA antara Manchester United dan Glasgow Rangers di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (24-1-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Sikap itu mungkin menjadi titik puncak mantan bos Sporting itu dengan pemainnya. Karena, menurut The Athletic, awal minggu lalu ia sudah memberi tahu bahwa Garnacho akan bebas mencari rumah baru di jendela transfer mendatang.

Chelsea dan Napoli menjajaki kemungkinan untuk mendapatkan Garnacho selama bursa transfer Januari, dan mereka dapat kembali mengobarkan minat mereka mengingat hubungan yang tegang antara pemain muda itu dan manajernya.


Ruben Amorim Siapkan Rencana Baru

Pemain Manchester United, Garnacho (kanan) menghadiri latihan menjelang laga final Liga Europa 2024/2025 melawan Manchester United di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Selasa (20/05/2025) waktu setempat. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Sementara itu, Amorim menolak untuk membahas secara spesifik hasil mengecewakan yang diraih timnya saat melawan Bilbao. "Fokus sekarang adalah pertandingan terakhir. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Kami punya rencana, kami siap untuk kedua situasi – dengan Liga Champions dan tanpa Liga Champions," katanya.

"Kami punya gambaran tentang tipe skuad yang kami inginkan, tetapi sekarang kami fokus pada pertandingan karena kami masih punya pertandingan terakhir, dan kami punya waktu untuk mengatasi semua situasi ini."


Bruno Fernandes Siap Hengkang

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes dalam laga lanjutan Liga Europa 2024/2025 melawan Lyon di Old Trafford, Manchester, Inggris, Jumat (18/04/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Garnacho bisa jadi salah satu dari banyak pemain inti yang akan hengkang. Kobbie Mainoo, Rasmus Hojlund, Joshua Zirkzee, dan Andre Onana juga dikaitkan dengan kepindahan ke tempat lain setelah memberi musim yang buruk bagi para pendukung setia Old Trafford.

Bahkan kapten Bruno Fernandes mengatakan bahwa ia bersedia hengkang jika klub memutuskan sudah waktunya untuk menjualnya. "Saya selalu berkata saya akan tetap di sini sampai klub berkata kepada saya bahwa sudah waktunya untuk pergi," katanya.

"Saya ingin berbuat lebih banyak, untuk dapat membawa klub ke hari-hari yang hebat. "Pada hari ketika klub berpikir bahwa saya terlalu berlebihan atau sudah waktunya untuk berpisah, sepak bola memang seperti ini, Anda tidak pernah tahu. Jika klub berpikir sudah waktunya untuk berpisah karena mereka ingin mendapatkan uang atau apa pun, begitulah adanya, dan sepak bola terkadang memang seperti ini."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya