Dari Napoli ke PSG, Kvaratskhelia Berpeluang Raih Tiga Medali Juara dalam Semusim

Khvicha Kvaratskhelia berpeluang mencetak sejarah langka di dunia sepak bola. Ia bisa mengakhiri musim 2024/2025 dengan tiga medali juara.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 24 Mei 2025, 20:38 WIB
Khvicha Kvaratskhelia menggandakan keunggulan PSG atas Brest pada menit ke-39. (Thibaud MORITZ/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Khvicha Kvaratskhelia berpeluang mencetak sejarah langka di dunia sepak bola. Ia bisa mengakhiri musim 2024/2025 dengan tiga medali juara.

Pemain asal Georgia ini memulai musim bersama Napoli di Serie A. Ia lalu pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim dingin 2025.

Napoli baru saja meraih gelar juara Liga Italia usai menang atas Cagliari. PSG pun telah memastikan gelar Ligue 1 di Prancis musim ini.

Kini, peluang treble Kvaratskhelia bergantung pada final Liga Champions. PSG akan menghadapi Inter Milan pada 1 Juni mendatang di Munich.


Berkontribusi untuk Dua Juara Liga

Di babak kedua, pada menit ke-49, Paris Saint-Germain mencetak gol keunggulan lewat tendangan kaki kiri Khvicha Kvaratskhelia dari sisi kiri kotak penalti Aston Villa. (Bertrand GUAY/AFP)

Kvaratskhelia tampil konsisten sejak awal musim bersama Napoli. Ia bermain 17 kali di Serie A dengan mencetak lima gol dan memberi tiga assist.

Kontribusinya menjadikannya salah satu dari lima pencetak gol terbanyak Napoli musim ini. Keberadaannya di awal musim turut membantu Napoli merebut gelar liga.

Pada Januari, ia bergabung dengan PSG dengan biaya transfer sekitar 70 juta euro (sekitar Rp1,24 triliun). Di Ligue 1, ia mencetak empat gol dan tiga assist dari 14 laga.


Final Liga Champions Jadi Penentu Treble

Gelandang PSG, Khvicha Kvaratskhelia, gagal melewati adangan bek Aston Villa, Lucas Digne, pada leg pertama perempat final Liga Champions 2024/2025 di Parc des Princes, Kamis (10/4/2025) dini hari WIB. (Bertrand GUAY / AFP)

Berkat partisipasinya di kedua tim, Kvaratskhelia akan menerima medali juara Serie A dan Ligue 1. Ini sudah menjadi pencapaian langka dalam satu musim.

Namun, peluang sejarah sejati akan ditentukan di final Liga Champions. PSG akan berhadapan dengan Inter Milan di Allianz Arena.

Jika menang, Kvaratskhelia akan mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang meraih tiga medali juara di tiga kompetisi berbeda dalam satu musim. Sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya