Reaksi Dedi Mulyadi Usai Dijuluki Gubernur Lambe Turah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan tanggapan usai dirinya dijuluki Gubernur Lambe Turah oleh anggota Komisi X DPR RI

oleh Dikdik RipaldiDiterbitkan 27 Mei 2025, 13:00 WIB
Gubernur Jawa Barat menghadiri Pelantikan DPD APDESI Provinsi Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (15/5/2025). (Dok. Pemprov Jabar)

Liputan6.com, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons pernyataan salah satu anggota Komisi X DPR RI yang menyebutnya sebagai Gubernur Lambe Turah.

”Terima kasih juga tuh kemarin yang telah memberikan gelar Lambe Turah kepada saya, terima kasih bapak ya,” kata Dedi dalam unggahan di akun Instagram @dedimulyadi71, dikutip pada Sabtu, 24 Mei 2025.

Dedi mengaku tak mempersoalkan gelar tersebut. Mantan Bupati Purwakarta ini justru berharap gelar tersebut dapat memberikan manfaat untuk masyarakat.

”Bapak baik sekali sama saya, memberikan gelar Lambe Turah. Semoga gelar yang diberikan memberikan manfaat bagi orang banyak,” tandasnya.

Meski demikian, Dedi mengoreksi pernyataan dari anggota dewan tersebut terkait kebijakan mengembangkan 10.000 UMKM dengan vasektomi. Dia mengeklaim tidak pernah melontarkan pernyataan tersebut.

”Bapak menyampaikan bahwa saya membuat kebijakan untuk mengembangkan 10.000 UMKM dengan vasektomi. Menurut saya, literasi itu enggak ada. Pendapat itu tidak pernah ada, pernyataan itu tidak ada. Silakan bapak cari, saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan itu,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, pihaknya justru mengeluarkan pernyataan untuk mendorong masyarakat miskin penerima bantuan untuk menjalani Keluarga Berencana (KB).  

”Dan saya juga menyarankan orang-orang yang menerima bantuan dari Provinsi Jawa Barat, baik bantuan rumah, bantuan listrik, bantuan pendidikan untuk anak-anaknya yang anaknya sudah lebih dari tiga untuk ber-KB, dan diutamakan yang ber-KB laki-laki, kasian jangan terus-terusan perempuan yang menanggung beban,” tutur dia.

 

Simak Video Pilihan Ini:

Mengaku Dikritik Tajam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi usai menggelar rapat bersama dengan sejumlah perangkat daerah di Balai Kota Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Di sisi lain, Dedi mengucapkan terima kasih atas koreksi, kritik, dan saran dari seluruh pihak. Tak hanya dari Komisi X DPR RI, melainkan pula Komnas HAM dan KPAI.

”Termasuk temen-temen di Komisi X, yang biasanya saya dulu pernah jadi wakil ketua Komisi IV DPR RI, kritisnya anggota DPR itu biasanya kepada mitra kerja, kepada kementerian yang menjadi mitra kerja, dan koreksinya biasanya tajam,” ucapnya.

Menurut Dedi, anggota Komisi X dan wakil ketua komisi saat ini sangat kritis terhadap gubernur Jawa Barat lantaran sudah dianggap sebagai mitra kerja.

”Saya lihat temen-temen di Komisi X, pak wakil ketua saya lihat, dan beberapa anggota, sangat kritis terhadap gubernur Jawa Barat. Ya alhamdulilah saya sudah dianggap sebagai mitra kerja Komisi X, dianggap kementerian mungkin saya ini,” tandasnya.

Penulis: Arby Salim

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya