6 Gaya Ghina Raihanah saat Pakai Kebaya, Elegan Memesona

Gaya berpakaiannya mencerminkan narasi perjuangan perempuan, representasi bangsa, dan kesadaran identitas Indonesia di forum global.

oleh Rizka Nur Laily MuallifaDiterbitkan 23 Mei 2025, 10:14 WIB
Gaya Ghina Raihanah saat Pakai Kebaya (Foto: Instagram @ghinarai)

Liputan6.com, Jakarta Ghina Raihanah adalah sosok muda inspiratif yang menjembatani dunia hukum, diplomasi, dan kecantikan. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan predikat magna cumlaude dan menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun. Selain dikenal sebagai runner-up 4 Puteri Indonesia 2024, adik Tsania Marwa juga aktif sebagai program officer di organisasi Indonesia Ocean Justice Initiative.

Ketertarikan Ghina pada isu-isu sosial tumbuh dari diskusi-diskusi mendalam dengan ayahnya sejak kecil. Prinsip hidupnya: bekerja, berkarya, dan berdampak, tercermin dalam kiprah akademik dan advokasinya melalui NGO InPower Indonesia. Ia turut berperan dalam memperjuangkan hak-hak nelayan kecil, ABK migran, hingga aktivis mangrove.

Ghina percaya bahwa kebaya bukan sekadar busana, melainkan medium komunikasi budaya dan intelektual. Gaya berpakaiannya mencerminkan narasi perjuangan perempuan, representasi bangsa, dan kesadaran identitas Indonesia di forum global. Dalam setiap kebaya yang dikenakannya, ada pesan diplomatik yang kuat dan personal.


1. Nuansa Hijau Elegan di Forum Internasional

Gaya Ghina Raihanah saat Pakai Kebaya (Foto: Instagram @ghinarai)

Kesan pertama dari tampilan ini adalah kekuatan simbolik dan kecanggihan diplomasi. Kebaya encim modern yang dipadukan blazer hijau tua menciptakan tampilan profesional dan berkelas. Batik motif parang dengan kombinasi hijau toska, cokelat, dan emas memberikan kedalaman etnik yang mempertegas karakter Indonesia.

Obi ikat bermotif geometris menambahkan sentuhan kontemporer dan menunjukkan perhatian Ghina pada detail. Latar belakang foto yang berisi deretan bendera internasional menegaskan kehadirannya dalam sebuah forum global. Ini merupakan bentuk nyata dari “wastra diplomacy” — mengenakan kebaya sebagai representasi bangsa di mata dunia.

Pilihan warna hijau bukan hanya estetika, tetapi simbol kesegaran, harapan, dan harmoni. Gaya ini menyampaikan bahwa perempuan muda Indonesia dapat tampil profesional dan tetap menjunjung nilai-nilai budaya. Foto ini menegaskan bahwa mode bisa menjadi bahasa diplomasi yang efektif dan elegan.


2. Puteri Indonesia Look dengan Sentuhan Glamor

Gaya Ghina Raihanah saat Pakai Kebaya (Foto: Instagram @ghinarai)

Tampilan ini menyajikan narasi kuat tentang perempuan yang berdaya dan elegan di panggung nasional. Kebaya brokat krem dengan kerah tinggi dan rok beludru hitam berbordir menciptakan siluet anggun yang memadukan kemewahan dan nilai budaya. Korset modern dan sepatu hak tinggi mempertegas bentuk tubuh secara proporsional.

Lanjut Baca:

Selempang bertuliskan “Puteri Indonesia” menjadikan Ghina sebagai simbol representatif perempuan Indonesia masa kini. Gaya ini menggabungkan semangat kompetisi kecantikan dengan identitas budaya yang tak tergantikan. Foto ini memperlihatkan bahwa keanggunan bisa bersatu dengan ketegasan peran. Busana ini sangat strategis untuk ajang seperti Puteri Indonesia yang mengharuskan pesertanya merepresentasikan kecerdasan, etika, dan budaya. Dengan komposisi yang glamor namun bersahaja, Ghina tampil sebagai figur yang menyuarakan perubahan dengan estetika. Busana menjadi kendaraan yang menyampaikan pesan nasionalisme dengan sentuhan haute couture.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya