Penggunaan Bengkung Pascamelahirkan, Apa Bedanya dengan Korset dan Stagen?

Bengkung atau disebut juga gurita umumnya memiliki panjang sekitar 10 meter. Orang zaman dahulu biasanya akan menggunakan bengkung selama 40 hari setelah melahirkan

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 26 Mei 2025, 08:00 WIB
Ilustrasi Pasca Melahirkan Credit: pexels.com/Jonathan

Liputan6.com, Yogyakarta - Bengkung merupakan kain panjang yang berfungsi membantu merampingkan bagian perut setelah melahirkan. Kain tradisional ini konon juga dapat membantu menjaga posisi tubuh saat menyusui dan meredakan nyeri punggung.

Mengutip dari berbagai sumber, penggunaan bengkung di luar negeri disebut belly binding. Saat ini, banyak terdapat kain serupa bengkung yang digunakan pascamelahirkan, seperti korset dan stagen.

Bengkung atau disebut juga gurita umumnya memiliki panjang sekitar 10 meter. Orang zaman dahulu biasanya akan menggunakan bengkung selama 40 hari setelah melahirkan. Beberapa orang meyakini penggunaan kain ini juga dapat membantu memulihkan luka pascamelahirkan.

Secara umum, bengkung mempersempit ruang gerak ibu, sehingga posisi duduk lebih tepat atau tidak mengangkang. Cara inilah yang kemudian dapat membantu pemulihan kondisi tubuh pascamelahirkan.

Tak hanya untuk proses melahirkan pervaginam, bengkung juga cocok bagi para ibu yang melahirkan melalui operasi caesar. Bagi ibu yang menjalani operasi caesar, bengkung seolah menjadi gips yang membantu merawat posisi tulang.

Bengkung digunakan dengan cara dililitkan pada bagian bawah payudara sampai ke daerah panggul hingga paha. Namun untuk yang melahirkan secara caesar, bengkung digunakan di bawah luka bekas operasi setinggi panggul sampai sedikit ke arah atas pusar.

Penggunaan bengkung disarankan tidak terlalu tinggi karena dapat menekan lambung dan paru-paru. Bengkung juga harus dilepaskan sebelum tidur agar tidak menghambat pernapasan.

 

Perbedaan Bengkung dengan Korset dan Stagen

Bengkung, korset, dan stagen memiliki fungsi serupa. Perbedaannya hanya terletak pada tampilan dan cara pemakaiannya.

Stagen berbentuk kain panjang dengan lebar sekitar 15 sentimeter dan panjang kurang lebih 5-15 meter. Stagen sebenarnya merupakan pelengkap untuk pakaian tradisional.

Seiring berjalannya waktu, kain ini juga dimanfaatkan oleh perempuan untuk membantu merampingkan bagian perut setelah melahirkan. Stagen dapat membantu postur tetap tegak dan memberikan efek ramping.

Sementara itu, korset memiliki model yang lebih modern. Dari ketiga jenis ini, korset merupakan yang paling mudah dipakai.

Korset sudah dilengkapi pengait atau velcro yang bisa langsung dikaitkan tanpa harus melilit bagian perut secara berulang. Korset juga memiliki banyak variasi bahan, mulai dari kain katun sampai bamboo. Bahannya pun lebih lentur, sehingga lebih nyaman dipakai.

Bengkung, korset, maupun stagen masih digunakan oleh para ibu di Indonesia setelah melahirkan untuk membantu merawat area perut dan menjaga postur pascamelahirkan. Namun, ketiganya hanya sebagai alat bantu. Penggunaannya harus dibarengi dengan pola makan sehat dan olahraga ringan.

Penulis: Resla

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya