Selamat! Tottenham Juara Liga Europa 2024/2025 Usai Bungkam MU 1-0 di Final

Di tengah atmosfer megah Stadion San Mames, Bilbao, dua raksasa Inggris saling berhadapan dalam final Liga Europa 2024/2025 yang sarat gengsi, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 22 Mei 2025, 04:43 WIB
Tottenham juara Liga Europa 2024/2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Di tengah atmosfer megah Stadion San Mames, Bilbao, dua raksasa Inggris saling berhadapan dalam final Liga Europa 2024/2025 yang sarat gengsi, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB.

Tottenham datang dengan semangat membara, sementara Manchester United melangkah penuh percaya diri, membawa catatan tak terkalahkan. Namun, sejarah memilih untuk berpihak pada tim yang lebih lapar akan kejayaan.

Menit-menit akhir babak pertama menjadi momen krusial. Brennan Johnson, seperti kilat yang tak terduga, melepaskan tembakan yang mengoyak jala gawang MU.

Gol itu bukan hanya mengubah papan skor, tapi juga mengubah arah cerita. Tottenham memimpin, dan mereka tak pernah menoleh ke belakang.


Gelar Bersejarah Tottenham

Selebrasi Brennan Johnson dalam laga Tottenham vs Manchester United di final Liga Europa 2024/2025, Kamis (22/5/2025). (AP Photo/Jose Breton)

MU mencoba segala cara di babak kedua — pergantian pemain, tekanan bertubi-tubi, hingga upaya individu Bruno Fernandes dan kawan-kawan.

Namun, benteng pertahanan Spurs terlalu kokoh untuk ditembus. Waktu pun menjadi musuh tambahan bagi Setan Merah yang terus mengejar bayang-bayang harapan.

Saat peluit panjang berbunyi, para pemain Spurs meledak dalam selebrasi. Bukan hanya kemenangan 1-0 yang mereka rayakan, tapi juga berakhirnya penantian panjang sejak 2008 untuk meraih trofi, dan mimpi yang akhirnya terwujud setelah 41 tahun tanpa gelar Eropa.

Sementara itu, MU pulang dengan kepala tertunduk — kalah di panggung terakhir, dalam kisah yang semula mereka harap berakhir bahagia.


Son Heung-min Pecah Telur

Tottenham juara Liga Europa 2024/2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Setelah 15 tahun berkarier sebagai pesepak bola profesional, Son Heung-min akhirnya berhasil mengangkat trofi pertamanya di level klub. Pemain asal Korea Selatan ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain top dunia yang belum pernah meraih gelar bersama klubnya, meski berkali-kali nyaris juara.

Sejak debut profesionalnya di Hamburg pada 2010, lalu bermain untuk Bayer Leverkusen, dan akhirnya bersinar bersama Tottenham Hotspur sejak 2015, Son kerap berada di ambang kemenangan. Ia pernah menjadi runner-up Premier League musim 2016-2017, kalah di final Liga Champions 2018-2019 melawan Liverpool, serta absen di final Piala Liga 2020-2021.

Sebelum pencapaian terbarunya ini, satu-satunya gelar yang pernah diraih Son adalah medali emas Asian Games 2018 bersama tim nasional Korea Selatan—prestasi penting yang bahkan membebaskannya dari wajib militer.

Lanjut Baca:

Kini, Son mengikuti jejak legenda Korea lainnya seperti Cha Bum-kun yang juara UEFA Cup bersama Frankfurt, serta Kim Dong-jin dan Lee Ho bersama Zenit St. Petersburg. Trofi ini menjadi penebusan manis atas semua penantian panjang dan kerja keras Son selama lebih dari satu dekade di Eropa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya