Thiago Motta, Didepak Juventus dan Kini Siap Ditampung AC Milan

Eks pelatih Juventus, Thiago Motta, dikabarkan masuk dalam bursa kandidat pelatih baru AC Milan untuk menggantikan Sergio Conceicao.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 22 Mei 2025, 04:20 WIB
Dikabarkan Motta menerima gaji sebesar 3,5 juta euro atau Rp61 miliar per musim ditambah bonus hingga maksimum 5 juta euro (Rp87 miliar). Martin BUREAU / AFP

Liputan6.com, Jakarta AC Milan kembali menjadi sorotan usai kabar terbaru menyebutkan nama Thiago Motta sebagai calon pelatih baru. Pelatih asal Italia itu baru saja mengalami pemecatan dari Juventus.

Milan dua kali berganti pelatih pada musim 2024/2025 ini. Setelah di awal musim menunjuk Paulo Fonseca, mereka kemudian mempercayakan kursi kepelatihan kepada Sergio Conceicao di tengah musim. Namun Conceicao dipastikan akan cabut dari Rossoneri setelah musim ini berakhir.

Milan pun kini memburu pelatih baru. Sebelumnya sempat muncul nama eks pelatih Chelsea dan Napoli yakni Maurizio Sarri. Akan tetapi kehadiran Igli Tare sebagai calon direktur olahraga baru tampaknya akan memengaruhi arah perekrutan pelatih.

Tare diketahui memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Sarri. Hal ini membuat peluang eks pelatih Lazio itu merapat ke Milan mengecil.


Milan Kini Bidik Motta

Pelatih baru Juventus mulai musim 2024/2025, Thiago Motta. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Situasi ini disebut oleh pakar transfer sepak bola Italia yakni Gianluca Di Marzio, membuka peluang bagi Thiago Motta untuk masuk dalam radar AC Milan. Meski baru saja berpisah dari Juventus, pengalaman dan prestasinya di Bologna tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi manajemen Rossoneri.

Sebelum menangani Juventus, Thiago Motta mencuri perhatian saat membesut Bologna. Bersama klub tersebut, ia sukses membawa tim menembus lima besar klasemen Serie A dan memastikan tiket Liga Champions.

Pencapaian itu membuat namanya melambung dan dilirik klub-klub besar, termasuk Juventus. Namun sayangnya, masa baktinya di Turin berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Ia hanya memimpin Juventus dalam 42 pertandingan kompetitif. Catatannya mencakup 18 kemenangan, 16 hasil imbang, dan delapan kekalahan sebelum akhirnya digantikan oleh Igor Tudor.


Peta Persaingan Kursi Pelatih Milan

Di final, tim asuhan Vincenzo Italiano berhasil mengandaskan perlawanan AC Milan dengan skor 1-0. (Isabella BONOTTO/AFP)

Persaingan untuk menjadi pelatih AC Milan musim depan semakin menarik untuk diikuti. Selain Motta, arsitek Bologna yakni Vincenzo Italiano juga muncul sebagai kandidat kuat pengganti Sergio Conceicao.

Namun, ketertarikan Milan terhadap Italiano tak mudah direalisasikan. Kontraknya yang masih aktif hingga 2026 di Stadio Dall'Ara menjadi kendala tersendiri dalam proses negosiasi.

Sementara itu, Massimiliano Allegri juga masih berada dalam radar klub. Mantan pelatih Milan itu berstatus bebas transfer dan juga diminati oleh Roma serta Napoli untuk musim kompetisi yang akan datang.


Pesaing Milan Dalam Perburuan Motta

Pelatih Juventus, Thiago Motta, tak mampu menutupi kekecewaan setelah anak asuhnya gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Empoli pada pekan keempat Serie A 2024/2025 di Stadion Carlo Castellani, Sabtu (14/9/2024). (AFP/Isabella Bonotto)

AC Milan bukan satu-satunya tim yang tertarik memakai jasa Thiago Motta. Tak lama setelah didepak Juventus, Motta dikaitkan dengan beberapa klub sekaligus.

Ia dilaporkan diincar oleh Atalanta. Pasalnya ada kemungkinan Gian Piero Gasperini angkat kaki dari La Dea pada akhir musim ini.

Kemudian ada kabar ketartarikan dari beberapa klub di Ligue 1. Motta sendiri tak asing dengan sepak bola Prancis karena ia pernah berkarier di sana baik sebagai pelatih maupun pemain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya