Ride-Hailing Ini Klaim Berbasis Keadilan dan Transparansi di Nusantara dan 10 Negara Lain

inDrive menjadi aplikasi ride-hailing nomor satu di 11 negara, termasuk Mesir, Maroko, dan Jamaika. Kini, inDrive juga menawarkan layanan lainnya yaitu antarkota, pengiriman barang, dan kurir.

oleh Viatari PencawanDiperbarui 22 Mei 2025, 06:54 WIB
inDrive juga menjadi aplikasi ride-hailing nomor satu di 11 negara, termasuk Mesir, Maroko, dan Jamaika.

Liputan6.com, Jakarta - Membuktikan eksistensinya sebagai aplikasi ride-hailing kedua yang paling banyak diunduh di dunia sepanjang tahun 2024, inDrive berkomitmen akan terus untuk menghadirkan layanan bernilai dan adil bagi penggunanya. Menurut laporan Sensor Tower, aplikasi tersebut telah diunduh lebih dari 6,1 juta kali secara global. Dengan model harga peer-to-peer yang unik, mereka terus menyediakan transportasi terjangkau dan peluang pendapatan adil di 888 kota, sekaligus memperluas layanannya ke luar sektor mobilitas.

Sepanjang tahun yang sama, aplikasi ini juga menjadi aplikasi ride-hailing nomor satu di 11 negara, termasuk Mesir, Maroko, dan Jamaika. Kini, inDrive menawarkan layanan lainnya yaitu antarkota, pengiriman barang, dan kurir. "Ini adalah pencapaian luar biasa bagi inDrive untuk mempertahankan posisinya sebagai aplikasi ride-hailing kedua yang paling banyak diunduh secara global. Pencapaian ini adalah hasil dari dedikasi luar biasa tim global kami yang terus menghadirkan layanan bernilai dan adil bagi para pengguna," kata Pendiri dan CEO inDrive, Arsen Tomsky di Jakarta pada Senin (19/5/2025).

Tomsky menjelaskan bahwa perusahaan akan terus bekerja keras untuk menyediakan solusi mobilitas dengan harga wajar serta menciptakan peluang penghasilan yang berarti bagi masyarakat, khususnya di komunitas yang kurang terlayani. "Merupakan suatu kehormatan melihat upaya kami tercermin dalam data unduhan terbaru ini,"kata Tomsky.

Tahun lalu, aplikasi ini berhasil meraih posisi aplikasi ride-hailing nomor dua paling banyak diunduh di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. inDrive menempati peringkat pertama di Mesir dan Maroko dalam kategori Travel & Navigation dan berada di posisi kedua di Aljazair.

Aplikasi ini juga berhasil menguasai kawasan Amerika Latin, inDrive berada di peringkat ketiga aplikasi Travel & Navigation yang paling banyak diunduh, serta menempati posisi pertama di Republik Dominika, Ekuador, Jamaika, Panama, dan Peru, serta posisi kedua di Kolombia, Dominika, dan El Salvador. Di kawasan Asia-Pasifik dan wilayah lainnya, mereka meraih posisi kedua di Pakistan, pertama di Nepal, Zimbabwe, dan Botswana, ketiga di Afrika Selatan, serta kedua di Nigeria, dan ketiga di Kazakhstan.

Sebagai bagian dari pengembangan layanan, inDrive mulai merambah untuk memberikan layanan keuangan baru bernama inDrive.Money yang pertama diluncurkan di Meksiko dan Kolombia. Layanan ini ditujukan untuk membantu para mitra pengemudi mendapatkan akses pinjaman dengan lebih mudah. Langkah ini juga sejalan dengan misi inDrive untuk meningkatkan kehidupan setidaknya satu miliar orang pada tahun 2030.

Tahun ini, inDrive akan memperluas layanan tersebut ke lebih banyak negara, salah satunya Indonesia yang menjadi negara pertama di Asia Pacific (APAC) diluncurkannya inDrive.Money pada Februari 2025 lalu. Pencapaian ini memperkuat posisi mereka sebagai platform mobilitas global berbasis keadilan dan transparansi, yang terus berkembang pesat dan menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan transportasi masyarakat di berbagai belahan dunia.

Pilihan Model Tas Putih ala Syahrini (Foto: Instagram @princessyahrini)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya