Harga Bitcoin Hari Ini 21 Mei 2025 Terbang, Tembus Level Segini

Pada Rabu pagi, 21 Mei 2025, harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di kisaran USD 106.823 atau sekitar Rp1,75 miliar (dengan asumsi kurs Rp16.488 per dolar AS). Dalam 24 jam terakhir, BTC mengalami kenaikan sebesar 1,12%, menunjukkan tren positif yang berlanjut dari minggu sebelumnya.

oleh Gagas Yoga PratomoDiperbarui 21 Mei 2025, 11:33 WIB
Ilustrasi Kripto. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta Pada Rabu pagi, 21 Mei 2025, harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di kisaran USD 106.823 atau sekitar Rp1,75 miliar (dengan asumsi kurs Rp16.488 per dolar AS). Dalam 24 jam terakhir, BTC mengalami kenaikan sebesar 1,12%, menunjukkan tren positif yang berlanjut dari minggu sebelumnya.

Melansir data Coinmarketcap, volume perdagangan harian Bitcoin mencapai USD 55,79 miliar atau sekitar Rp 919 triliun, dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 2,12 triliun. 

Bitcoin tetap menduduki peringkat pertama dalam pasar kripto, dengan suplai yang beredar sebanyak 19.867.546 BTC dari total maksimum 21 juta BTC.

Dominasi pasar Bitcoin saat ini berada pada level 63,1%, menunjukkan peningkatan pengaruh Bitcoin dalam keseluruhan kapitalisasi pasar kripto. Kenaikan dominasi ini mencerminkan preferensi investor terhadap Bitcoin dibandingkan altcoin lainnya, terutama di tengah ketidakpastian pasar.

Indeks Crypto Fear & Greed menunjukkan angka 70, yang dikategorikan sebagai "Greed". Angka ini sedikit menurun dari beberapa sebelumnya yang berada di level 74, namun tetap menandakan bahwa pasar masih berada dalam zona optimisme tinggi.

Meskipun harga Bitcoin mengalami kenaikan, beberapa analis memperingatkan bahwa dominasi sentimen "Greed" yang berkepanjangan dapat menjadi indikasi potensi koreksi harga di masa mendatang. 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

 

Arus Masuk ETF Bitcoin

Ilustrasi berbagai macam aset kripto. (Foto By AI)

Minat terhadap Bitcoin semakin menguat di kalangan investor institusional, terlihat dari arus masuk dana yang stabil ke produk Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin di Amerika Serikat. 

Melansir Coinmarketcap, Senin (19/5/2025), dalam lima minggu berturut-turut hingga 18 Mei 2025, ETF Bitcoin mencatatkan total arus masuk lebih dari USD 600 juta atau setara Rp 9,8 triliun (asumsi kurs Rp 16.488 per dolar AS). 

Tren ini menandakan meningkatnya keyakinan investor terhadap masa depan aset kripto, terutama Bitcoin, di tengah dinamika pasar global yang masih fluktuatif.

Beberapa nama besar di dunia keuangan seperti BlackRock dan ARK Invest menjadi kontributor utama dalam arus masuk ini. ETF milik BlackRock bahkan mencatatkan pembelian selama 19 hari tanpa henti sebuah indikasi bahwa momentum pasar Bitcoin masih sangat kuat dan dipercaya akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

 

Antusiasme Terhadap Kripto

Hal ini mencerminkan antusiasme jangka panjang terhadap kripto sebagai kelas aset alternatif, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan diversifikasi portofolio oleh investor institusional.

Kuatnya aliran dana ke ETF juga berdampak langsung terhadap harga Bitcoin. Seiring meningkatnya permintaan, harga Bitcoin menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.

Lonjakan nilai Bitcoin yang luar biasa ini memiliki implikasi di luar lingkup kripto, secara bertahap membentuk kembali strategi pasar tradisional dan selera risiko dalam sektor keuangan. Hal ini menunjukkan pertumbuhan Bitcoin kini mulai memberikan dampak luas terhadap strategi investasi di sektor keuangan tradisional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya