Peluncuran Roket Badan Antariksa India Gagal, Satelit EOS-09 Hilang

Padahal roket PSLV-C61 adalah wahana empat tahap, hingga tahap kedua, kinerjanya cukup normal. Pada tahap ketiga motor menyala dengan sempurna.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 21 Mei 2025, 01:00 WIB
Bulan lalu, India mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk mengirim misi bersama ke Stasiun Luar Angkasa Internasional tahun depan. (AP Photo/Aijaz Rahi)

Liputan6.com, Jakarta - Roket Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV) milik Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) gagal menjalankan misinya pada 18 Mei 2025 lalu. Bahkan, satelit yang dibawa, Earth Observation Satellite (EOS-09), dipastikan hilang akibat masalah teknis pada roket.

Melansir akun X resmi ISRO pada Selasa (20/05/2025), peluncuran roket PSLV-C61, yang membawa EOS-09, dilakukan dari Pusat Antariksa Satish Dhawan di India pada 17 Mei 2025. Namun, hanya sekitar enam menit setelah lepas landas, terjadi anomali pada tahap ketiga roket yang berakhir pada kegagalan misi.

Padahal roket PSLV-C61 adalah wahana empat tahap, hingga tahap kedua, kinerjanya cukup normal. Pada tahap ketiga motor menyala dengan sempurna.

Namun selama tahap ketiga berfungsi, ilmuwan ISRO melihat sebuah kejanggalan dan misi tidak dapat diselesaikan. EOS-09 sendiri merupakan misi kesembilan dalam rangkaian Satelit Observasi Bumi India.

Satelit seberat 1.694 kilogram ini dilengkapi muatan radar aperture sintetis (SAR). Teknologi SAR ini sangat canggih karena memungkinkan satelit melakukan pengamatan planet kita baik pada siang maupun malam hari, bahkan mampu menembus tutupan awan.

Satelit ini sedianya dijadwalkan untuk berpisah dari tahap atas roket PSLV sekitar 18 menit setelah lepas landas, pada ketinggian 535 kilometer. Sebelum kegagalan, kemampuan EOS-09 untuk menyediakan intelijen sepanjang waktu dianggap krusial.

Terutama mengingat isu keamanan yang sedang berlangsung di sepanjang perbatasan India dengan Pakistan dan China. Kegagalan ini menjadi pukulan bagi program antariksa India.

 

Peluncuran Orbital Kedua

Peluncuran ini seharusnya menjadi peluncuran orbital kedua bagi India tahun ini. India sebelumnya sukses meluncurkan wahana antariksa navigasi NVS-02 pada bulan Januari menggunakan roket Geosynchronous Satellite Launch Vehicle (GSLV).

Peluncuran ini merupakan peluncuran ke-101 dalam sejarah ISRO dan yang ke-63 bagi roket PSLV. PSLV adalah roket andalan ISRO setinggi 44,5 meter dengan empat tahap, yang terbang dalam konfigurasi "XL" kali ini, dilengkapi enam pendorong roket padat yang dapat dilepas.

Kegagalan roket PSLV-C61 menandai kegagalan ketiga dalam sejarah operasional roket PSLV selama 32 tahun.

(Tifani)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya