Liputan6.com, Jakarta - Pulau Mules atau kerap disebut juga Pulau Molas terletak di lepas pantai selatan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut peta Bakosurtanal, puncak tertingginya disebut Poco Kepi dan tingginya mencapai 566 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Mengutip dari laman Gunung Bagging, Minggu, 18 Mei 2025, dari berbagai sudut pandang puncak ini tampak seperti tebing curam yang fantastis. Bisa dikatakan Gunung Poco Kepi merupakan titik pandang yang sangat bagus di atas lautan.
Advertisement
Masih banyak hal mengenai Gunung Poco Kepi selain lokasi dan ketinggiannya. Berikut enam fakta menarik Poco Kepi yang dirangkum Tim Lifestyle Liputan6.com dari berbagai sumber.
1. Ada Puncak Kedua
Puncak tertinggi kedua di pulau ini adalah Golo Bendera atau bukit bendera yang tingginya hanya 353 mdpl, menurut Bakosurtanal dan mungkin merupakan titik pandang yang bagus. Namanya menunjukkan bahwa tempat ini telah digunakan untuk mengibarkan bendera di puncaknya, mungkin pada Hari Kemerdekaan Indonesia.
2. Luasnya Mencapai 10.029 Hektare
Mengutip dari laman Jaringan Desa Wisata (Jadesta), Minggu, 18 Mei 2025, Pulau Mules terletak di selatan Flores yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai. Pulau ini merupakan satu-satunya pulau yang dimiliki Kabupaten Manggarai, setelah dimekarkan menjadi dua kabupaten baru, yakni Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur.
Pulau seluas 10.029 hektare ini menyuguhkan keindahan alam berupa hamparan bukit batu dan padang rumput alam yang bercampur dengan pepohonan yang menyerupai siluet putri tidur yang cantik. Pesona keindahan alam Pulau Mules lebih lengkap dengan segala keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.
3. Hidup Beragam Satwa
Di sekitar pulau ini hidup beragam satwa, antara lain, penyu, lumba-lumba, beragam jenis ikan, gugusan coral dan anemon yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Selain itu, dengan ukuran ombak sedang, tempat ini sangat cocok untuk kegiatan surfing, snorkeling dan diving.
4. Dihuni Penduduk Mayoritas Muslim
Mayoritas penduduk Pulau Mules beragama Islam, berbeda dengan sebagian besar penduduk di Pulau Flores yang menganut agama Katolik. Agama Islam yang dianut penduduk setempat konon dibawa oleh nenek moyang mereka yang berasal dari suku Ende, Bima dan Bugis. Bahasa yang digunakan juga berbeda dengan warga di daratan Manggarai.
5. Atraksi Dekat Pulau Mules
Wisatawan yang menuju Pulau Mules tak hanya bisa mendaki titik tertingginya. Masih banyak aktivitas yang dapat dilakukan mulai dari bermain di pantai, menyusuri pulau menggunakan kendaraan bermotor milik warga, melihat pulau Mules dari ketinggian di atas mercusuar.
Selain itu aktivitas lain yang dapat dilakukan yaitu snorkeling dan diving pribadi, mengingat pengelola belum menyediakan peralatan untuk melakukan aktivitas snorkeling dan diving. Berbeda dengan pulau lain di Flores, tampaknya Pulau Mules terbilang aman dari komodo.
6. Cara Mencapai Pulau Mules
Secara nama pulau ini tentu membuat penasaran, Pulau Mules berarti "Pulau Cantik". Saat ini pulau Mules dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata Nuca Molas yang beranggotakan 40 orang
Jika penasaran dengan pulau ini, Anda dapat menjangkaunya cukup mudah dengan kendaraan darat dan laut. Dari kota Ruteng, ibu Kota Kabupaten Manggarai, wisatawan bisa menggunakan moda transportasi darat ke Dintor. Ada dua alternatif jalan ke Dintor, yakni via terminal Mena menuju Cancar-Todo-Dintor atau melalui rute Ruteng-Iteng-Dintor.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 2-3 jam dari Kota Ruteng, wisatawan harus menyebrang menggunakan perahu kecil dan speedboat menuju Pulau Mules. Tak perlu khawatir dengan penginapan maupun fasilitas seperti toilet, saat ini sudah dibangun dermaga, toilet umum dan homestay, termasuk dive center beserta perlengkapannya oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2024.