Menkumham Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bawa Misi Positif untuk Bangsa

Menteri Hukum Republik Indonesia (Menkum RI) Supratman Andi Agtas, melakukan dialog dengan diaspora di Saint Petersburg, Rusia pada Jumat, 16 Mei 2025.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 17 Mei 2025, 14:30 WIB
Teguh Imannullah (di tengah) Mahasiswa S3 di jurusan Composite Materials di Peter Tae Great St. Petersburg Polytechnic University. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Menteri Hukum Republik Indonesia (Menkum RI) Supratman Andi Agtas, melakukan dialog dengan diaspora di Saint Petersburg, Rusia pada Jumat, 16 Mei 2025.

Kegiatan ini dilakukan di sela sela Rangkaian kegiatan kerja Menteri Hukum untuk melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Cooperation in the Field of legal Regulation of the Activities of Non-Profit Organization.

Dalam dialog yang diikuti sekitar 30 orang diaspora itu, Supratman menyampaikan harapan pemerintah kepada seluruh Diaspora di Rusia untuk membawa misi positif bagi bangsa dan negara.

"Pemerintah mendukung adik-adik semua untuk menuntuk ilmu, belajar serta sungguh-sungguh dan kembali untuk membangun bangsa," kata dia dalam keterangan yang diterima, Sabtu (17/5/2025).

Sementara, Teguh Imannullah Mahasiswa S3 di jurusan Composite Materials di Peter Tae Great St. Petersburg Polytechnic University yang hadir dalam acara tersebut, berharap ada kolaborasi riset dan projek industri antara Indonesia dan Rusia.

"Dengan kerjasama tersebut, mahasiswa Indonesia bisa kembali dan terserap dengan baik sesuai bidang spesialisasinya," kata dia.

 

 

Ada Kemudahan

Teguh sendiri merupakan Mahasiswa yang menimba ilmu dengan bidang spesialisasi yang langka jurusan composite materials dalam roket luar angkasa. Tentu kemampuannya dibutuhkan untuk bangsa.

Sementara, Ketua Diaspora Rusia Andre Septiyanto mengungkapkan harapan besarnya akan dukungan pemerintah terhadap kebijakan diaspora indonesia yang berada di luar negeri.

"Kami berharap pemerintah memberikan kemudahan-kemudahan bagi WNI yang berada di luar negeri dalam bentuk peraturan atau dukungan kebijakan," kata dia.

Dalam pertemuan diaspora tersebut hadir juga Svetlana Victorovna, pengajar Bahasq Indonesia di Tanggul Univesitetskaya, Saint Petersburg. Svetlana mengungkapkan budaya Indonesia semakin banyak diketahui dan diminati mahasiswa mahasiswa di Rusia.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Hukum didampingi Sekretaris Jenderal Kemenkum Komjen (Pol) Nico Afinta dan dua Staf Khusus Menteri Hukum, Yadi Hendriana dan Adam Muhammad.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya