Liputan6.com, Bandung - Prakiraan cuaca di Provinsi Bali berdasarkan situs resmi BMKG pada hari Minggu (18/5/2025) sebagian besar berawan. Namun tidak sedikit di beberapa daerah menunjukan potensi turunnya hujan ringan.
Salah satunya di wilayah Kota Denpasar prakiraan cuaca diprediksi berawan dengan intensitas suhu 25 hingga 31 derajat celcius. Kemudian memiliki kelembapan mencapai 70 hingga 89 persen.
Advertisement
Sementara itu, wilayah Tabanan dan Jembrana menunjukan potensi hujan ringan dengan masing-masing intensitas suhu 22 hingga 30 derajat celcius di Jembrana. Sedangkan di Tabanan mencapai 21 hingga 25 derajat celcius.
Kondisi ini menunjukkan bahwa cuaca di Bali masih belum sepenuhnya stabil meskipun telah memasuki musim kemarau. BMKG menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik yang masih terpantau pada periode peralihan musim memicu potensi hujan tinggi di Indonesia termasuk di Bali.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri dengan membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.
Hal ini penting untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kemudian menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup istirahat juga disarankan agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
Adapun berikut ini rincian prakiraan cuaca di sebagian besar wilayah di Provinsi Bali pada hari Minggu, 18 Mei 2025.
Prakiraan Cuaca Provinsi Bali Hari Ini
1. Jembrana
Hujan ringan
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 74-98%
2. Tabanan
Hujan ringan
Suhu: 21-55°C
Kelembapan: 79-95%
3. Badung
Berawan
Suhu: 24-29°C
Kelembapan: 70-93%
4. Gianyar
Berawan
Suhu: 23-27°C
Kelembapan: 75-90%
5. Klungkung
Berawan
Suhu: 26-29°C
Kelembapan: 63-80%
6. Bangli
Hujan ringan
Suhu: 18-21°C
Kelembapan: 89-99%
7. Karangasem
Berawan
Suhu: 20-24°C
Kelembapan: 80-97%
8. Buleleng
Berawan
Suhu: 23-28°C
Kelembapan: 71-93%
9. Kota Denpasar
Berawan
Suhu: 25-31°C
Kelembapan: 70-89%
Sebagai informasi, data prakiraan cuaca harian dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari update terkini BMKG.