Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka menguat 23,27 poin atau 0,33 persen ke posisi 7.003,15.
Dikutip dari ANTARA, Kamis (15/5/2025), sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,31 poin atau 0,29 persen ke posisi 789,39.
Advertisement
Prediksi IHSG Hari Ini 15 Mei 2025
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat terbatas pada perdagangan Kamis (15/5/2025). IHSG hari ini akan menguat ke posisi 7.033-7.195.
IHSG naik 2,15% ke posisi 6.979 dan disertai dengan peningkatan volume pembelian pada perdagangan Rabu, 14 Mei 2025.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pada label hitam, posisi IHSG sedang berada pada akhir wave © dari wave (2) sehingga pergerakannya akan relatif terbatas dan rawan koreksi untuk membentuk bagian dari wave (b) ke rentang 6.565-6.826.
“Namun, pada label merah, di mana posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave (a) sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke rentang 7.033-7.195,” kata Herditya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada dalam level support 6.759,6.682 dan level resistance 6.993,7.075.
Potensi Penguatan Terbatas
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 6.800-7.000 pada perdagangan Kamis pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG terus melaju dan mendekati level psikologis 7.000. Potensi IHSG tembus level 7.000 pun kembali terbuka.
Di sisi lain, pasar obligasi dinilai tinggalkan di tengah kenaikan imbal hasil obligasi. PT Pilarmas Investindo Sekuritas menilai hal itu seiring bagian dari shifting aset alokasi kepada aset yang lebih menguntungkan di tengah meredanya ketidakpastian yang terjadi saat ini.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Avia Avian Tbk (AVIA), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
Sedangkan PT Pilarmas Investindo Sekuritas Tbk memilih saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).