Sriwijaya FC sangat berharap banyak pada mantan pemain Persib Bandung, Herman Dzumafo Effendi. Ia diharapkan bisa menjelma kembali menjadi striker haus gol seperti saat memperkuat PSPS Pekanbaru.
Namun, hingga empat laga yang telah dijalani, Dzumafo belum bisa membuktikan kualitas sebenarnya sebagai striker haus gol. Belum satu pun gol yang diciptakan Dzumafo ke gawang lawan, yang dapat membuktikan kalau ia masih menjadi striker subur di Tanah Air. Satu-satunya gol yang diciptakan Dzumafo hanya terlahir dari titik penalti.
Dzumafo saat diminta komentarnya, mengakui kalau dirinya belum bisa menunjukan kemampuan terbaik yang dimiliki. Namun, ia berjanji akan menunjukan kualitas sebenarnya pada laga-laga Sriwijaya FC berikutnya.
"Sampai laga keempat, memang saya belum bisa menunjukan kemampuan terbaik, namun pada laga selanjutnya, saya siap buktikan kualitas sebenarnya. Menghadapi Persita, selain mengincar kemenangan, saya juga siap mencetak gol untuk Sriwijaya FC, karena mencetak gol memang kewajiban saya sebagai seorang striker," ujar Dzumafo, belum lama berselang.
Menurut Dzumafo, selama ini dirinya masih beradaptasi dengan karakter permainan Sriwijaya FC. Setelah menemukan waktu yang tepat, dirinya siap kembali pada performa terbaik.
"Tugas seorang striker adalah mencetak gol, dan akan saya buktikan, kalau saya belum habis. Laga menghadapi Persita, saya harapkan bisa menjadi titik awal kebangkitan saya," kata Dzumafo.
Dzumafo berharap, semua pihak bisa mendukungnya, sehingga harapan dirinya kembali menjadi pencetak gol yang subur, bisa tercapai sesuai harapan semua pendukung dan pecinta Sriwijaya FC. "Saya perlu dukungan dan motivasi agar kembali pada performa terbaik, dan itu saya harapkan dari suporter di sini," kata Dzumafo.
Namun, hingga empat laga yang telah dijalani, Dzumafo belum bisa membuktikan kualitas sebenarnya sebagai striker haus gol. Belum satu pun gol yang diciptakan Dzumafo ke gawang lawan, yang dapat membuktikan kalau ia masih menjadi striker subur di Tanah Air. Satu-satunya gol yang diciptakan Dzumafo hanya terlahir dari titik penalti.
Dzumafo saat diminta komentarnya, mengakui kalau dirinya belum bisa menunjukan kemampuan terbaik yang dimiliki. Namun, ia berjanji akan menunjukan kualitas sebenarnya pada laga-laga Sriwijaya FC berikutnya.
"Sampai laga keempat, memang saya belum bisa menunjukan kemampuan terbaik, namun pada laga selanjutnya, saya siap buktikan kualitas sebenarnya. Menghadapi Persita, selain mengincar kemenangan, saya juga siap mencetak gol untuk Sriwijaya FC, karena mencetak gol memang kewajiban saya sebagai seorang striker," ujar Dzumafo, belum lama berselang.
Menurut Dzumafo, selama ini dirinya masih beradaptasi dengan karakter permainan Sriwijaya FC. Setelah menemukan waktu yang tepat, dirinya siap kembali pada performa terbaik.
"Tugas seorang striker adalah mencetak gol, dan akan saya buktikan, kalau saya belum habis. Laga menghadapi Persita, saya harapkan bisa menjadi titik awal kebangkitan saya," kata Dzumafo.
Dzumafo berharap, semua pihak bisa mendukungnya, sehingga harapan dirinya kembali menjadi pencetak gol yang subur, bisa tercapai sesuai harapan semua pendukung dan pecinta Sriwijaya FC. "Saya perlu dukungan dan motivasi agar kembali pada performa terbaik, dan itu saya harapkan dari suporter di sini," kata Dzumafo.