Liputan6.com, Jakarta Manchester United diklaim sudah membuat keputusan soal masa depan pelatih Ruben Amorim jika dia gagal membawa anak-anak asuhnya menang dalam final Liga Europa, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB.
Sebagaimana diketahui, Setan Merah tampil mengecewakan sepanjang musim ini lantaran tersingkir dari berbagai kompetisi dan cuma mampu menghuni urutan 16 klasemen sementara Liga Inggris.
Advertisement
Ajang Europa League pun jadi satu-satunya kesempatan tersisa bagi MU untuk meraih trofi. Bruno Fernandes dan kawan-kawan berhasil tiba di partai puncak setelah menang agregat 7-1 atas Athletic Bilbao pada babak semifinal.
Tottenham Hotspur bakal jadi lawan Manchester United dalam laga pemungkas. Jika berhasil menang, skuad racikan Ruben Amorim tak hanya akan membawa pulang gelar, tetapi juga tiket menuju kompetisi Liga Champions musim depan.
Dengan besarnya tekanan menjelang pertandingan tersebut, masa depan Ruben Amorim mulai ikut menjadi sorotan.
Ada kekhawatiran juru taktik asal Portugal bakal pisah jalan dengan MU sebab belum ada perubahan signifikan yang terjadi dalam tim sejak dia menggantikan Erik ten Hag.
Situasi juga ditakutkan bertambah buruk jika Amorim gagal memanfaatkan kesempatan terakhir meraih gelar lewat final Liga Europa yang digelar tak lama lagi.
MU Sudah Punya Rencana
Walau begitu, laporan The Guardian yang dilansir dari CaughtOffside mengungkap Manchester United sama sekali tak menyusun rencana menakutkan terkait sang pelatih selepas final Liga Europa.
Kalau kalah dari Tottenham Hotspur sekali pun, Setan Merah diklaim masih ingin mempertahankan Ruben Amorim di Old Trafford.
Petinggi klub merasa eks juru taktik Sporting CP layak mendapatkan waktu lebih lama untuk melakukan perekrutan agar bisa membangun skuad yang lebih sesuai dengan permainannya.
Sejauh ini, Amorim memang baru sempat merasakan satu bursa transfer dengan pembelanjaan minim di Januari 2025.
Sir Jim Ratcliffe Juga Dukung Amorim
Sebelumnya, pemilik saham minoritas Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, juga pernah menyatakan dukungan terhadap pelatih Ruben Amorim.
Kepada The Telegraph dan The Times pada Maret lalu, miliarder asal Inggris menilai juru taktik asal Portugal sudah melakukan tugas dengan baik di tengah situasi buruk MU.
"Saya pikir ia telah melakukan pekerjaan yang hebat dalam situasi ini, terus terang, dengan skuad yang tersedia, fakta bahwa ia datang di pertengahan musim," jelasnya.
"Semua orang mengharapkan keajaiban dalam semalam. Bukan begitu caranya, bukan kehidupan nyata menurut saya," tambahnya.