Liputan6.com, Jakarta - Apakah parfum bisa kedaluwarsa? Apakah parfum bisa rusak? Jawabannya, bisa. Tapi, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk memperpanjang masa pakainya. Kualitas, jenis aroma, dan cara penyimpanannya dapat memengaruhi seberapa lama wewangian bertahan.
Melansir Fragrance X, Selasa, 13 Mei 2025, banyak parfum, terutama dari merek-merek ternama seperti Chanel atau Marc Jacobs, tidak memiliki tanggal kedaluwarsa yang pasti. Beberapa wewangian akan mulai kedaluwarsa dalam waktu kurang dari satu tahun dan yang lainnya akan bertahan hingga 10 tahun.
Advertisement
Namun, tiga hingga lima tahun adalah masa simpan rata-rata sebuah parfum. Menurut para ahli, parfum dengan aroma dasar yang lebih kuat akan bertahan paling lama. Contoh wewangian dengan aroma dasar lebih kuat termasuk parfum oriental, seperti yang mengandung nilam dan amber.
Ketika aroma dasar yang lebih ringan menonjol dalam sebuah wewangian, larutannya sering kali lebih mudah menguap. Misalnya, parfum jeruk dan bunga, sering kali tidak bertahan lama. Bila parfum Anda kedaluwarsa, menggunakannya dapat menyebabkan bau tidak sedap, iritasi kulit, atau—dalam kasus ekstrem—reaksi alergi.
Uji Aroma Parfum
Jika parfum Anda sudah berusia lebih dari beberapa tahun, mungkin sebaiknya Anda mengujinya sebelum menggunakannya. Berikut tiga cara simpel mengidentifikasi parfum yang kedaluwarsa:
1. Uji Aroma Parfum
Cara paling mudah untuk mengetahui apakah parfum kedaluwarsa adalah dengan menguji aromanya. Beberapa parfum mungkin mengandung minyak sayur yang diketahui akan kedaluwarsa seiring waktu.
Di sisi lain, aroma yang tidak mengandung lemak, seperti minyak esensial, dianggap sebagai parfum yang paling tahan lama. Jika parfum atau cologne Anda berbau cuka atau Anda melihat perubahan signifikan pada konsentrasi aroma aslinya, parfum tersebut mungkin sudah kedaluwarsa.
2. Lihat Apakah Parfum Anda Memiliki Warna yang Sama
Cara lain untuk menguji apakah parfum Anda kedaluwarsa atau tidak adalah dengan melihat warnanya. Warna wewangian yang lebih gelap dari semula mengidentifikasi produk yang sudah rusak.
Jika awalnya parfum Anda berupa cairan emas bening atau tembus pandang, sekarang Anda mendapati cairan yang lebih buram atau kuning. Seiring waktu, wewangian dengan kadar alkohol yang tinggi bisa menguap.
3. Periksa Tanggal Kedaluwarsa pada Kemasan Parfum
Parfum biasanya memiliki semacam tanggal kedaluwarsa pada kemasannya. Tanggal ini dapat berupa kode batch atau nomor Period After Opening (PAO). Tanggal ini biasanya terdapat di bagian bawah parfum atau tercetak pada kotak tempat parfum tersebut berada.
Dijelaskan bahwa kode batch adalah kode identifikasi yang menentukan kapan dan di mana parfum diproduksi. Perusahaan parfum menggunakan kode ini untuk pengendalian mutu, mengidentifikasi batch parfum yang buruk, dan menariknya dari pasaran.
Semua parfum bermerek asli harus memiliki kode batch tersendiri. Kode batch tersedia dalam banyak variasi, tapi biasanya terdiri dari tiga hingga 12 angka. Beberapa mungkin juga menyertakan huruf dalam kode. Kode-kode ini sering kali terlihat berbeda dari angka-angka lain pada kemasan karena diterapkan pada kemasan yang sudah dicetak selama distribusi.
Sementara itu, nomor PAO merupakan simbol kecil dengan nomor di dekatnya pada kemasan parfum Anda. Angka ini adalah jumlah bulan setelah parfum dibuka, yang dapat Anda gunakan sebelum kedaluwarsa. Biasanya, waktu penggunaan yang disarankan adalah 30 bulan setelah parfum dibuka.
Cara Menyimpan Parfum
Menyimpan parfum dengan benar berarti menjauhkannya dari fluktuasi suhu yang tajam. Meski Anda mungkin tergoda menyimpan parfum di kamar mandi, perubahan suhu panas dan dingin sebenarnya dapat menyebabkan parfum Anda kedaluwarsa lebih cepat.
Kelembapan juga dapat merusak bahan kimia di dalamnya, jadi sebaiknya Anda menyimpan parfum avorit Anda di tempat yang sejuk. Anda juga harus menghindari menyimpan parfum di bawah sinar matahari langsung karena panas merusak struktur kimia parfum, membuatnya kehilangan khasiatnya.
Karena panas merusak parfum, Anda mungkin berpikir menyimpannya di lemari es adalah ide yang bagus. Namun, saat Anda mengeluarkan parfum dari lemari es, fluktuasi suhu dapat merusaknya.
Parfum paling stabil di tempat yang sejuk, kering, dan gelap, seperti laci atau lemari kamar tidur. Sebaiknya simpan parfum di wadah aslinya karena paparan udara juga dapat mengganggu keseimbangan kimia. Udara juga dapat mempercepat penguapan alkohol di dalamnya, sehingga parfum lebih cepat kedaluwarsa.