Liputan6.com, Jakarta - Pada Mei 2025 terdapat amalan puasa sunnah yang keutamaannya luar biasa. Puasa sunnah ini sangat baik dilakukan dan dapat dijadikan waktu mengganti puasa Ramadhan.
Amalan tersebut adalah puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini dilakukan setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya tanggal 13, 14, dan 15, termasuk pada bulan Dzulqa’dah 1446 H yang bertepatan di bulan Mei 2025.
Advertisement
Dalil anjuran puasa Ayyamul Bidh setiap bulan Hijriah ialah riwayat dari Qatadah bin Milhan ra. Ia berkata, “Rasulullah SAW telah memerintahkan untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15’.” (HR Abu Dawud). (An-Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81)
Merujuk pada kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, berikut adalah jadwal puasa Ayyamul Bidh Dzulqa’dah di bulan Mei 2025.
- Senin, 11 Mei 2025 M/13 Dzulqa'dah 1446 H
- Selasa, 12 Mei 2025 M/14 Dzulqa'dah 1446 H
- Rabu, 13 Mei 2025 M/15 Dzulqa'dah 1446 H
Dapat diketahui bahwa puasa Ayyamul Bidh Dzulqa’dah 1446 H bertepatan pada 11-13 Mei 2025. Bagi yang ingin mengamalkan puasa tersebut, simak berikut niat dan keutamaannya.
Saksikan Video Pilihan Ini:
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Sebelum melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, umat Islam harus niat terlebih dahulu. Niat memiliki kedudukan penting dalam setiap amalan ibadah, termasuk hendak mengerjakan puasa Ayyamul Bidh. Berikut lafal niat puasa Ayyamul Bidh di bulan Dzulqa'dah.
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.
Artinya, “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”
Sebagaimana puasa sunnah pada umumnya, waktu niat puasa Ayyamul Bidh sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu zawal, posisi matahari condong ke barat. Dengan catatan, belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan seperti puasa sepanjang tahun bagi yang dapat melaksanakannya selama tiga hari. Keutamaan ini berdasarkan hadis riwayat Bukhari nomor 1979.
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun,” demikian sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ’As.
Wallahu a’lam.