Liputan6.com, Jakarta - Gempa Magnitudo 5,8 mengguncang wkilayah Laut Banda, Maluku, Sabtu pagi (10/5/2025), pukul 05.45.44 WIB. Badan meteorologi Klimatologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, gempa Laut Banda ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,28° LS ; 129,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 190 Km timur laut Maluku Barat Daya, Maluku, pada kedalaman 208 km.
Advertisement
Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Laut Banda yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) Laut Banda.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (normal oblique)," katanya.
Dampak Gempabumi:Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Saumlaki dan Alor Timur dengan skala intensitas II MMI.
Belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami," katanya.
"Hingga pukul 06.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," katanya.
Meski begitu warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.