Korban Tewas Akibat Serangan Rudal India di Pakistan Bertambah Jadi 26 Orang

26 orang dilaporkan tewas dan sekitar 46 orang terluka akibat serangan rudal India ke Pakistan.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 07 Mei 2025, 13:20 WIB
Tentara memeriksa bangunan yang rusak akibat dugaan serangan rudal India di dekat Muzaffarabad, ibu kota Kashmir yang dikuasai Pakistan, Rabu (7/5/2025). (Dok. AP/MD Mughal)

Liputan6.com, Islamabad - Serangan rudal India di wilayah Pakistan menewaskan sedikitnya 26 warga sipil dan menyebabkan 46 orang terluka, kata pejabat Pakistan.

Mereka mengatakan, serangan itu menghantam sedikitnya dua lokasi yang sebelumnya terkait dengan kelompok militan terlarang, dikutip dari laman Sky News, Rabu (7/5/2025).

Seruan untuk Menahan Diri

Kantor Departemen Luar Negeri Inggris telah memperbarui saran perjalanannya untuk wilayah tersebut, memperingatkan terhadap semua perjalanan dalam jarak 10 km (6 mil) dari perbatasan India-Pakistan, 16 km (10 mil) dari Garis Kontrol -- perbatasan de facto antara wilayah Kashmir yang dikuasai India dan Pakistan -- dan provinsi Balochistan di Pakistan.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia berharap pertempuran "berakhir dengan sangat cepat".

Ia berkata: "Ini memalukan. Baru saja saya mendengarnya. Saya kira orang-orang tahu sesuatu akan terjadi berdasarkan sedikit kejadian di masa lalu. Mereka telah bertempur untuk waktu yang lama. Mereka telah bertempur selama beberapa dekade."

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan: "Saya memantau situasi antara India dan Pakistan dengan saksama.

"Saya sependapat dengan komentar @POTUS sebelumnya hari ini bahwa ini diharapkan segera berakhir dan akan terus melibatkan kepemimpinan India dan Pakistan menuju penyelesaian damai."

Seorang juru bicara dari Dewan Keamanan Nasional AS kemudian mengatakan bahwa Rubio telah berbicara dengan mitranya dari kedua negara.

Hal itu terjadi ketika Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan pengekangan militer maksimum dari India dan Pakistan.

"Dunia tidak mampu menanggung konfrontasi militer antara India dan Pakistan," kata juru bicaranya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya