Batal Mundur dari Kepala PCO, Hasan Nasbi Ungkap Pesan Prabowo

Hasan Nasbi batal mundur dari jabatannya sebagai Kepala PCO. Hasan sebelumnya mengirimkan surat pengunduran diri pada Senin, 21 April 2025.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 06 Mei 2025, 16:17 WIB
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memberikan penjelasan soal pengumuman kabinet yang akan dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto. (Tira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Hasan Nasbi batal mundur dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) usai diminta Presiden Prabowo Subianto tetap memimpin lembaga tersebut. Hasan mengatakan Prabowo meminta dirinya untuk memperbaiki hal-hal yang kurang di masa lalu.

"Yang jelas pesan Presiden, hal-hal yang perlu diperbaiki, segera diperbaiki. Hal-hal yang belum baik di masa lalu kemudian akan diperbaiki dan harus diperbaiki. Jadi perintah Presiden itu lebih umum," kata Hasan Nasbi kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).

"Yang jelas ke depan tentu akan lebih baik lagi. Enggak usah dijabarkanlah. InsyaAllah ke depannya akan jauh lebih baik lagi," sambungnya.

Dia memastikan tugasnya sebagai Kepala PCO tak tumpang tindih dengan tugas Juru Bicara (Jubir) Presiden yang diemban Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Hasan menyebut Mensesneg selaku pejabat paling tinggu di Istana berhak berbicara apapun terkait pemerintahan.

"Jadi sebenarnya Menteri Sekretaris Negara bisa bicara apapun karena dia pejabat yang paling senior di Istana. Kalau kita kan memang harus diberikan label komunikasi, baru bisa bicara. Dan di kantor ini kan enggak semua orang bisa bicara," ujarnya.

Hasan menuturkan, lembaganya menjalankan tugas sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2024 tentang Kantor Komunikasi Kepresidenan. Salah satunya, mengkomunikasikan informasi-informasi yang strategis, yang terkait dengan Asta Cita, program hasil terbaik cepat, dan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.

"Jadi sebenarnya kalau Mensesneg mau lebih aktif bicara itu sama sekali tidak tumpang tindih dengan, karena pasti sama apa yang disampaikan oleh Mensesneg itu juga bagian dari hal-hal yang harus juga kita sampaikan," tutur Hasan.

Alasan Hasan Nasbi Batal Mundur

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Hasan Nasbi menjelaskan alasan dirinya kembali menerima penugasan sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) dan batal mundur dari jabatannya. Hasan mengatakan dirinya loyal dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya kan loyal sama Presiden. Jadi tahu diri itu bukan sesuatu yang bertentangan dengan loyalitas kan," kata Hasan kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).

Untuk itu, dia kembali memimpin PCO sebagaimana perintah Presiden Prabowo. Pasalnya, dia merupakan anggota kabinet Merah Putih sehingga harus patuh dengan arahan atau perintah Prabowo.

"Tapi begitu diperintahkan untuk melanjutkan ya sudah kita sebagai bawahan beliau, sebagai anak bawahan beliau ya patuh untuk melanjutkannya," ujarnya.

 

Sudah Bertemu Prabowo

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menghadiri sidang kabinet di Istana Negara Jakarta. (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

Hasan menyampaikan dirinya sudah bertemu langsung dengan Prabowo usai mengumumkan pengunduran diri sebagai PCO. Saat pertemuan itu, Prabowo meminta Hasan untuk tetap memimpin Kantor Komunikasi Kepresidenan.

"Yang jelas kemarin saya dapat undangan dari Bapak Seskab untuk mengikuti rapat kabinet. Dan memang minggu lalu saya ada pertemuan, saya ada bertemu dengan Presiden, kemudian saya ada bertemu dengan Pak Mensesneg, bertemu juga dengan Bapak Seskab," tutur dia.

"Dan pada momen itu saya diperintahkan untuk meneruskan tugas memimpin kantor PCO. Jadi kira-kira begitu keadaannya," sambung Hasan.

Infografis Prabowo Ingatkan Ketum Parpol Tak Suruh Menteri Cari Uang dari APBN-APBD. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya