Depok Gelar CFD Sebagai Ajang Jalin Kebersamaan dalam Berolahraga

CFD Margonda merupakan salah satu upaya untuk membudayakan masyarakat berolahraga, serta ajang masyarakat untuk menjalin kebersamaan ataupun bersilaturahmi baik dengan keluarga maupun rekan sejawat.

oleh Tim NewsDiperbarui 05 Mei 2025, 21:08 WIB
Wali Kota Depok Supian Suri (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah Menggelar Car Free Day (CFD) atau hari tanpa kendaraan bermotor di Jalan Margonda Depok Pada Minggu 4 Mei 2025. CFD disambut Warga Depok dengan antusias serta suka cita.

Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, CFD Margonda merupakan salah satu upaya untuk membudayakan masyarakat berolahraga, serta ajang masyarakat untuk menjalin kebersamaan ataupun bersilaturahmi baik dengan keluarga maupun rekan sejawat.

"Antusias masyarakat untuk berolahraga luar biasa, sebab tujuan utama Pemerintah Kota depok menyelenggarakan CFD, yaitu untuk membudayakan masyarakat gemar berolahraga," kata Supian.

Pemerintah Kota Depok juga berkomitmen untuk menurunkan tingkat polusi udara, serta mengupayakan mengembangkan UMKM. Supian menjelaskan, pihaknya melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di CFD untuk meningkatkan perekonomian dan daya saing.

“Semoga kegiatan ini memberikan kebermanfaatan untuk semua," katanya.

Sementara itu, ada 15 rute angkutan umum yang melintas di Jalan Margonda pun dirubah selama CFD berlangsung Minggu kemarin. Hari tanpa kendaraan berjalan selama tiga jam, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, dari Jalan Margonda sisi Barat yang harus steril dari kendaraan, dengan total sepanjang 2,45 kilometer mulai dari U-Turn Jalan Dahlia hingga Simpang Juanda.

 

Berjalan Lancar

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Zamrowi, mengatakan pihaknya senang CFD Berjalan dengan lancar dengan melakukan contraflow di sisi timur Margonda agar masyarakat tetap bisa melintas.

"Jadi yang biasanya satu arah, difungsikan dua arah selama CFD,” kata dia.

Zamrowi Menambahkan, untuk rute atau trayek angkutan umum pun mengalami perubahan baik itu dari Tole Iskandar maupun Citayam selama CFD berlangsung.

Dan di CFD Depok juga melibatkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok yang menetapkan skema penempatan pelaku UMKM dalam kegiatan CFD, dengan pola penempatan UMKM difokuskan di area Depok Open Space (DOS) 1 dan 2 di kawasan Balai Kota Depok, tanpa memanfaatkan bahu Jalan Margonda.

Infografis Sampah Kemasan Produk Kecantikan. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya