Nasib Ondel-ondel Jelang HUT Jakarta ke-498

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 05 Mei 2025, 17:25 WIB
Nasib Ondel-ondel Jelang HUT Jakarta ke-498
Ondel-ondel merupakan salah satu ikon dari delapan yang ditetapkan berdasar Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pelestarian Budaya Betawi. Namun keberadaannya kini mengalami pergeseran fungsi. Beberapa tahun terakhir nilai sakral dari salah satu ikon budaya Betawi itu berubah karena ada yang menggunakannya untuk mencari nafkah dengan mengamen di jalan-jalan atau dari rumah ke rumah. Fenomena ondel-ondel untuk ngamen pun menimbulkan kegelisahan di masyarakat, khususnya pemerhati dan budayawan Betawi. Sebagai salah satu ikon ikon budaya Betawi, keberadaan ondel-ondel seharusnya dipelihara dan dipertunjukkan hanya dalam acara-acara penting tertentu, bukan untuk ngamen di jalanan.
Seorang pria melukis topeng baru untuk ondel-ondel di Jakarta pada Minggu 4 Mei 2025. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Ondel-ondel merupakan salah satu ikon yang ditetapkan berdasar Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pelestarian Budaya Betawi. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Namun keberadaannya kini mengalami pergeseran fungsi. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Beberapa tahun terakhir nilai sakral dari salah satu ikon budaya Betawi itu berubah karena ada yang menggunakannya untuk mencari nafkah dengan mengamen di jalan-jalan atau dari rumah ke rumah. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Fenomena ondel-ondel untuk ngamen pun menimbulkan kegelisahan di masyarakat, khususnya pemerhati dan budayawan Betawi. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Sebagai salah satu ikon ikon budaya Betawi, keberadaan ondel-ondel seharusnya dipelihara dan dipertunjukkan hanya dalam acara-acara penting tertentu, bukan untuk ngamen di jalanan. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Meski ada pergeseran fungsi, ondel-ondel tetap menjadi simbol kebudayaan Betawi yang terus dipentaskan dalam sejumlah acara penting, seperti HUT Jakarta. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya