Indonesia vs Korea di Semifinal Piala Sudirman 2025: Penjelasan PBSI Soal Perombakan Line Up

PBSI memberikan penjelasan tentang perombakan line up saat Indonesia menghadapi Korea pada semifinal Piala Sudirman 2025 di Xiamen Fenghuang Gymnasium, Sabtu, 3 Mei.

oleh Bogi TriyadiDiperbarui 03 Mei 2025, 19:42 WIB
Indonesia menurunkan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti saat menghadapi Korea pada laga semifinal Piala Sudirman 2025 di Xiamen Fenghuang Gymnasium, Sabtu, 3 Mei. (foto: PBSI)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia merombak line up saat bertemu Korea di semifinal Piala Sudirman 2025. Pertandingan ini dimainkan di Xiamen Fenghuang Gymnasium, Sabtu, 3 Mei.

Perombakan pertama terjadi pada sektor ganda campuran. Indonesia memainkan pasangan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Pada dua laga sebelumnya, Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja yang selalu diturunkan. "Pemilihan Dejan/Fadia berdasarkan kebutuhan dan strategi tim," kata Kabid Binpres Pelatnas PBSI Eng Hian.

"Bukan berarti pasangan yang kemarin diturunkan diganti karena tidak bisa menyumbang poin. Tapi, ada strategi yang disiapkan."

Tak hanya di ganda campuran, Fadia Silva Ramadhanti juga turun pada ganda putri. Fadia berpasangan dengan Amallia Cahaya Pratiwi.

Fadia biasanya tampil bareng Lanny Tria Mayasari. Sedangkan Tiwi berduet dengan Febriana Dwipuji Kusuma.

"Fadia juga kami percaya untuk bermain rangkap, di ganda campuran dan ganda putri. Lagi-lagi kebutuhan strategi. Kami menghitung di mana strong power Indonesia dan di mana kekuatan tim Korea," papar Eng Hian.

"Kami melihat dari kekuatan tim Korea adalah tunggal putri dan ganda putri, jadi kami mengandalkan tiga nomor lainnya. Ganda campuran, tunggal putra dan ganda putra."

"Ini tidak mengecilkan peran dua sektor lain. Tapi dari strategi, inilah kami menginginkan ganda putri bermain di partai terakhir," ucap Eng Hian menambahkan.

"Ini line up yang sesuai dengan yang kami perkirakan dan inginkan."

 


Alwi Farhan

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan. (foto: PBSI)

Di tunggal putra, Alwi Farhan kembali mendapatkan kepercayaan. Alwi tampil gemilang saat Indonesia mengalahkan Denmark di fase grup. Dia menang atas tunggal putra peringkat tiga BWF Anders Antonsen 21-17, 15-21, dan 21-17.

"Di tunggal putra, Jonatan bermain luar biasa ketika melawan Kunlavut, begitu juga Alwi saat melawan Antonsen, lalu masih ada Ubed," kata Eng Hian.

"Semuanya sudah merasakan atmosfer pertandingan. Tapi dari semua berdasarkan hasil observasi, bukan hanya dari pelatih tapi dari tim support, tim medis, yang paling siap adalah Alwi," tukas Eng Hian.


Hasil Indonesia vs Korea

Ganda campuran: Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Seo Seung-jae/Chae Yu-jung

Tunggal putra: Alwi Farhan vs Cho Geonyeop

Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani vs An Se-young

Ganda putra: Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Kim Won-ho/Seo Seung-jae

Ganda putri: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha-na/Lee So-hee  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya